Terkait Kebijakan Belajar di Rumah, KPAI: Guru Harus Kreatif Dalam Memberikan Tugas Kepada Siswa

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan bila sudah ada persiapan matang seharusnya sistem belajar di rumah tidak membebani siswa.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, Jumat (1/3/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPAI menyayangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) tidak melakukan edukasi kepada para guru dan sekolah terkait penerapan kebijakan belajar di rumah untuk para siswa.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan bila sudah ada persiapan matang seharusnya sistem belajar di rumah tidak membebani siswa.

"Semestinya tidak terjadi penumpukan tugas yang justru memberatkan anak-anak," kata Retno Listyarti, Kamis (19/3/2020).

Baca: Tugas Evi Novida Ginting Manik di Divisi Teknis KPU RI Diambil Alih Hasyim Asyari

Retno Listyarti mengharapkan sebaiknya sudah ada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksaan terkait penerapan belajar di rumah dengan sistem online.

"Misalnya dalam memberikan tugas kepada siswa harus terukur dikerjakan maksimal 30 menit, tidak boleh lebih. Jadi kalau dalam bentuk soal, maka guru dapat mengukur hanya berapa soal diberikan," ucapnya.

Ia berharap tugas dari guru tidak diberikan secara bersamaa agar siswa tidak kewalahan.

Baca: Kondisi Terkini Hari Kelima Isolasi Mandiri Tim All England, Susy Susanti: Selalu Dipantau Dokter

Dirinya juga menyarankan agar para guru tidak selalu memberikan tugas dalam bentuk soal.

"Namun bisa penugasan yang menyenangkan, misalnya membaca novel tertentu atau buku cerita apa saja selama 3 hari, kemudian menuliskan resumenya," ucapnya.

Ia menyarankan agar para guru memberikan penugasan berupa praktik.

"Misalnya praktik berupa percobaan membuat hand sanitizer, guru terlebih dahulu memberikan cara dan bahan-bahan yang dibutuhkan, lalu proses dan hasilnya difoto," ucapnya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar anak-anak SD di minta untuk mengurus satu tanaman dan menceritakan nama tanamannya.

Baca: ODP Corona Adalah Orang Dalam Pemantauan, Ini 18 Istilah Penting Soal Virus Corona

"Misalnya menceritakan bentuk dan warna daun, spesiesnya," ucapnya.

Menurutnya penugasan tersebut dapat mengasah rasa ingin tahu anak-anak untuk mencari jawabannya.

"Guru harus kreatif dalam memberikan penugasan," ucapnya.

Berita Populer
Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved