Virus Corona

Antisipasi Covid-19, Diah Pitaloka Minta Pemerintah Berikan Penanganan Khusus di Jabodetabek

Angka pasien terpapar virus Corona (Covid-19) di Jakarta cukup tinggi. Situasi itu membuat penduduk kawasan penyangga Ibu Kota rentan tertular.

Chaerul Umam
Anggota Komisi VIII DPR fraksi PDI Perjuangan, Diah Pitaloka 

TRIBUNNEWS.COM - Angka pasien terpapar virus Corona (Covid-19) di Jakarta cukup tinggi. Situasi itu membuat penduduk kawasan penyangga Ibu Kota rentan tertular.

Oleh karenanya, Pemerintah diminta memberikan penanganan khusus bagi kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terkait penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mengatakan, penanganan di Jabodetabek harus berbeda dibandingkan daerah lain.

Banyaknya penduduk di kawasan peyangga yang bekerja di Jakarta membuat penyebaran Virus Corona sulit untuk ditracing.

“Penanganan Jabodetabek harus jadi kawasan dengan penanganan khusus. Karena tingkat konektivitas antar warganya yang tinggi membuat penanganan terhadap warga Jabodetabek juga harus khusus,” katanya.

Baca: Diah Pitaloka Ingatkan Gugus Tugas Covid-19 Siapkan SOP

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid 19 tanggal 22 Maret 2020, tercatat 307 pasien dinyatakan positif.

Kemudian 22 pasien sembuh, 77 orang isolasi mandiri dan 21 pasien meninggal dunia.

Melihat data tersebut, politisi PDIP ini mengharapkan, adanya sinergis antara kepala daerah Jabodetabek untuk penanganan Corona.

Baca: Prabowo: Pemerintah Tidak Ingin Otoriter, Diimbau Kerja Dari Rumah ya Di Rumah, Bukan ke Pantai

Selain itu, Diah juga mendesak pemerintah untuk membuat aturan tegas bagi warga yang tidak mengindahkan anjuran pembatasan sosial atau social distance.

Karena ini berdampak buruk bagi kelangsungan warga yang telah berupaya menjaga diri.

“Ketidakpedulian sebagian masyarakat menjadi ancaman bagi penyebaran Corona lebih luas. Harus ada sanksi tegas agar warga mengikuti anjuran tetap di rumah,” tutupnya.

Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved