Di Tengah Wabah Corona, BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lintas Negara

Di tengah pendemi Coronavirus Disease (Covid)-19, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengagalkan peredaran narkoba jenis sabu lintas negara.

My Joy Online
Ilustrasi narkoba 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah pendemi Coronavirus Disease (Covid)-19, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengagalkan peredaran narkoba jenis sabu lintas negara.

Sebanyak lima orang tersangka, yaitu Samsul, Asan, Yani, Mahyudi, dan Syahril diamankan. Dari tangan mereka, jajaran BNN menyita 32 kilogram sabu.

"Dilakukan penangkapan terhadap tiga tersangka atas nama Samsul, Asan dan Yani di jalan lintas Sumatera, Tanah Datar, Asahan, Sumatera Utara," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Arman Depari, dalam keterangannya, Selasa (24/3/2020).

Baca: Bayi 1,5 Tahun Ditemukan Tewas di Kota Xiaogan yang Di-lockdown Pemerintah, Diduga karena Kelaparan

Baca: Terjangkit Virus Corona, Paulo Maldini Dapat Dukungan dari Fransesco Totti, Carles Puyol hingga Kaka

Dia menjelaskan upaya pengungkapan kasus itu berawal dari pihak BNN yang menerima informasi penyelundupan narkoba dari Tanjung Balai ke Medan.

Kemudian, tim BNN melakukan penghentian terhadap mobil yang dikendarai Samsul. Setelah itu, tim BNN melakukan penggeledahan.

"Di dalam mobil ditemukan 20 bungkus (20 kilogram). Narkoba jenis sabu, kemudian tim menangkap Asan dan Yani sebagai pemesan narkoba," tuturnya.

Setelah penangkapan, tim BNN melakukan pengembangan. Akhirnya, pada Selasa (24/3/2020), tim BNN bersama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menangkap dua tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu atas nama Mahyudi dan Syahril di Ukee Rubek Barat, Aceh Utara.

"Ditemukan barang bukti 12 bungkus (12 kilogram,-red) narkoba jenis sabu yang di sembunyikan dengan cara ditanam (dikubur,-red) dipekarangan di belakang rumah. Setelah dilakukan penggalian ditemukan drum minyak berwarna biru yang berisi 12 bungkus narkoba," ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan, tim BNN menerima informasi narkoba dibawa dari Malaysia melalui jalur laut dan diserahterimakan di tengah laut dan dibawa atau diselundupkan ke pelabuhan-pelabuhan tikus yang banyak terdapat di pantai timur Sumatera.

Rencananya narkoba tersebut kan diedarkan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara dan DKI Jakarta.

"Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di kantor BNN dan akan dikembangkan untuk mengungkap jaringannya," tambahnya.

Berita Populer
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved