Breaking News:

PMI Sebut Stok Darah Masih Aman, Tapi Akui Pendonor Mulai Berkurang

"Yang berdonor berkurang, karena ada larangan dari pemerintah untuk orang keluar rumah, social distancing, dan lain-lain," lanjutnya

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Petugas medis sedang melakukan pendataan darah di ruang donor darah PMI Kota Semarang Jl. Mgr. Sugiyopranoto No. 31 Semarang, Senin (25/6). Data pada bulan Juni 2018 stok darah relatif aman dan sampai Juli 2018. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan stok darah dibeberapa kantor PMI hingga hari ini, Rabu (25/3/2020) masih aman.

Kendati demikian, diakui PMI pendonor belakangan berkurang dikarenakan adanya kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Baca: PMI Jaksel Kekurangan Stok Darah Pascavirus Corona Mewabah

"Stock masih aman saat ini," ujar Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat, dr Lilis Widjaya saat dihubungi Tribunnews, Rabu (25/3/2020).

"Yang berdonor berkurang, karena ada larangan dari pemerintah untuk orang keluar rumah, social distancing, dan lain-lain," lanjutnya.

Diterangkan dr Lilis, pandemi Covid-19 tidak membutuhkan darah.

Akan tetapi pasien lain seperti penderita thalasemia, hemofilia dan demam berdarah (DBD) juga turut mendapat perhatian.

Apalagi wabah DBD juga menjadi perhatian masyarakat disejumlah daerah.

PMI telah melakukan langkah-langkah untuk memenuhi stok darah di sejumlah UDD dengan metode jemput bola.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved