Virus Corona

Cerita Perawat Pasien Corona: Tak Nyaman Pakai APD hingga Harus Ungsikan Anaknya

Dengan adanya wabah virus corona di Indonesia, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Cerita Perawat Pasien Corona: Tak Nyaman Pakai APD hingga Harus Ungsikan Anaknya
YouTube Najwa Shihab
Muji Raharjo, yang merupakan seorang perawat di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta membagikan ceritanya sebagai petugas medis yang merawat pasien terindikasi Covid-19. (Tangkap Layar YouTube Najwa Shihab). 

"Jadi kami pasti melakukan pemakaian APD yang lengkap pada pasien-pasien yang memang dicurigai atau istilahnya kami merawat pasien PDP," ungkapnya.

Baca: Presiden Chechnya Rusia: Siapa yang Tak Patuh Karantina Corona, Harus Dieksekusi

Baca: Vietnam Sukses Jinakkan Virus Corona dengan Cara Ini, Indonesia juga Sedang Menjalankannya

Lantaran merawat pasien yang diduga terpapar virus corona, ia dan petugas medis lainnya harus memastikan keamanan untuk melindungi badan mereka.

"Jadi kami harus yakin, kami memakai APD yang lengkap untuk merawat-merawat pasien tersebut," terangnya.

Muji mengungkapkan, sebenarnya memakai APD bukanlah sesuatu yang nyaman.

Menurutnya, saat ia memakai APD terasa seperti berada di dalam sauna.

"Betul (tidak nyaman), apalagi rumah sakit-rumah sakit yang awalnya belum didesain untuk ruang isolasi."

"Jadi kami tetap memakainya walaupun seperti mandi sauna, demi keamanan, kami harus memakainya," tegasnya.

Selain itu, setelah berada di rumah sakit dan merawat pasien, ia harus sesering mungkin mencuci tangannya memakai sabun.

Setelah ia pulang, Muji harus mandi besar untuk memastikan badanya bersih dari segala virus.

"Jadi kami harus sesering mungkin cuci tangan, pakai sabun."

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved