Virus Corona

Di Mata Najwa, Polri Ungkap Alasan Tetap Bubarkan Kerumunan demi Cegah Corona, Walau Hanya 3 Orang

Demi menekan penyebaran Corona, Polisi akan membubarkan suatu kerumunan masa, meskipun hanya berisi tiga orang saja

Di Mata Najwa, Polri Ungkap Alasan Tetap Bubarkan Kerumunan demi Cegah Corona, Walau Hanya 3 Orang
youtube Najwa Shihab
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. M. Iqbal, di acara Mata Najwa, Rabu (25/3/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Menjaga jarak antar sesama kini menjadi hal yang wajib dilakukan demi menekan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19).

Seruan tersebut telah berulang kali disampaikan oleh pemerintah.

Dan kini pihak kepolisian juga akan membubarkan masyarakat yang tetap nekat melakukan kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. M. Iqbal menegaskan polisi bahkan akan membubarkan suatu kerumunan, meskipun hanya terdiri dari tiga orang saja.

Tim gabungan Kecamatan Ngantru, Polsek Ngantru, dan Koramil Kedungwaru saat membubarkan hajatan warga Tulungagung untuk antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Maret 2020
Tim gabungan Kecamatan Ngantru, Polsek Ngantru, dan Koramil Kedungwaru saat membubarkan hajatan warga Tulungagung untuk antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Maret 2020 (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

 

 Orang Tuanya Tewas karena Corona, Eva Sayangkan Swab Test sang Ayah: Sabtu Positif, Sore Meninggal

Dikutip dari YouTube Najwa Shihab, Rabu (25/3/2020), awalnya Iqbal meminta seluruh kegiatan mulai dari nikahan, hingga seminar untuk dibatalkan.

Ia menekankan betapa bahayanya konsentrasi massa yang dapat menjadi pusat penularan Covid-19.

"Resepsi pernikahan kan bisa ditunda, seminar bisa ditunda," ujar Iqbal.

"Semua yang mengumpulkan massa yang cukup banyak dalam penalaran kami, itu mengundang potensi-potensi kerawanan."

"Yang kita tahu, yang kita harus pahami, bahaya ini adalah bahaya transmisi, kita tidak tahu masyarakat carrier, pembawa virus yang mana," lanjutnya.

Iqbal lalu menegaskan bahwa kepolisian akan membubarkan kerumunan, meskipun berjumlah hanya tiga orang saja.

>>> Baca Selengkapnya

Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved