Virus Corona

Enam Provinsi Akan Salurkan APD dari Pemerintah Pusat Hari Ini

Provinsi tersebut diantaranya Provinsi Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Enam Provinsi Akan Salurkan APD dari Pemerintah Pusat Hari Ini
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas beraktivitas di Gudang Darurat Pencegahan Covid-19 Palang Merah Indonesia (PMI), Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2020). PMI mendistribusikan logistik penanganan virus corona atau Covid-19, seperti masker, cairan disinfektan, alat pelindung diri (APD), mesin genset, serta alat penyemprotan disinfektan ke seluruh wilayah di Indonesia melalui gudang tersebut. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paban IV Operasi Dalam Negeri, Staf Operasi TNI Kolonel Infanteri Aditya Nindra Pasha mengatakan ada enam provinsi yang telah mengonfirmasi akan mengambil atau menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menanggulangi pandemo Covid-19 dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19.

Provinsi tersebut diantaranya Provinsi Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribunnews.com, masing-masing daerah akan mengambil atau mensiatribusikan sebanyak dua ribu APD.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB Jakarta Timur pada Jumat (27/3/2020).

"Saya mendapatkan konfirmasi bahwa hari ini beberapa provinsi tersebut akan mengambil atau mendistribusikan APD yang diperlukan oleh wilayahnya masing-masing," kata Aditya.

Aditya mengatakan, jumlah APD yang didistribusikan ke enam provinsi tersebut di luar dari 19 ribu cadangan nasional APD yang masih tersimpan di Gudang Gugus Tugas Nasional di Lanud Halim Perdanakusuma.

Ia mengatakan, nantinya masing-masing Gugus Tugas Derah dari enam daerah tersebut akan menentukan prioritas titik-titik penyaluran.

"Prioritas distribusi APD yang ada di tiap daerah itu menjadi wewenang dari Gugus Tugas Daerah. Seperti saya sampaikan tadi, Gugus Tugas Daerah memiliki data tentang spot-spot atau wilayah-wilayah mana yang sangat membutuhkan," kata Aditya.

Ia pun meminta agar rumah sakit-rumah sakit yang sangat membutuhkan APD tersebut di enam provinsi tersebut agar berkomunikasi dengan Gugus Tugas Daerahnya masing-masing.

"Rumah sakit-rumah sakit yang ada di daerah bisa berkomunikasi kepada Gugus Tugas Daerah sehingga mereka bisa mendapatkan alokasi dari APD yang sudah didistribusikan," kata Aditya.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved