Virus Corona

Roy Suryo: Stop TKA China, Tunda Pindahkan Ibukota, Pecat Jubir yang Bicaranya Ngaco

Roy Suryo menilai, ajakan social distancing berakhir sia-siap jika TKA asal China masih dibiarkan masuk ke Indonesia.

Roy Suryo: Stop TKA China, Tunda Pindahkan Ibukota, Pecat Jubir yang Bicaranya Ngaco
Tribunnews/Lusius Genik
Pakar telematika Roy Suryo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - P emerintah menerapkan imbauan social distancing maupun psysical distancing untuk menghindari meluasnya wabah virus corona atau Covid-19.

Bahkan, Melalui maklumat Kapolri, diterapkan aturan yang lebih tegas, salah satunya larangan untuk berkumpul hingga menimbun bahan kebutuhan pokok.

Aturan itu memiliki konsekuensi hukum.

Sejumlah pihak memberikan apresiasi atas langkah tersebut mengingat penyebaran virus mematikan itu sudah memasuki tahap memprihatinkan.

Setiap hari, jumlah kasus terus bertambah, seiring dengan angka kematian yang meningkat.

Bahkan, pada Kamis (26/3/2020), Indonesia menampati peringat keempat terbesar untuk persentase tingkat kemtian tertinggi virus corona di dunia.

IGD di Lantai 1 RS Darurat Penanganan Covid-19, Tower 7, Wisma Atlet Kemayoran, Sunter, Jakarta Utara, Senin (23/3/2020).
IGD di Lantai 1 RS Darurat Penanganan Covid-19, Tower 7, Wisma Atlet Kemayoran, Sunter, Jakarta Utara, Senin (23/3/2020). (Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha)

Meski demikian, sejumlah kritik muncul terkait tidak diberlakukannya lockdown atau setidaknya larangan masuk total bagi Warga Negara Asing (WNA).

Praktisi Public Helath, Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Roy Suryo salah satu orang yang memberikan kritik tersebut.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut kembali menyoroti soal kedatangan puluhan warga negara asing (WNA) atau tenaga kerja asing (TKA) asal China yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan.

Para WNA itu tiba di bandara Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara.

Halaman
123
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved