Pilkada Serentak 2020

KPU Tunda Tahapan Pilkada 2020 Akibat Virus Corona, Ini Respons Istana

pemerintah memberikan apresiasi atas keputusan KPU yang menunda sejumlah tahapan pemilihan kepala daerah

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi atas keputusan KPU yang menunda sejumlah tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020.

Keputusan tentang penundaan itu, tertuang dalam surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang ditandatangani pada 21 Maret 2020.

Penundaan itu terkait semakin merebaknya penyebaran wabah virus corona (covid-19) di Indonesia.

Baca: Tembus 1.000 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia, Enam Negara di Asia Tenggara Nihil Kasus Kematian

Baca: Wisma Atlet : PDP Berkurang 7 Pasien, ODP Bertambah 10 Pasien, Pasien Rawat Inap Tambah 45 Pasien

"Langkah penundaan ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, agar semua daya upaya negara digunakan untuk menyelamatkan seluruh Rakyat Indonesia," kata Fadjroel dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2020).

Diketahui, ada empat tahapan Pilkada yang ditunda pelaksanaannya.

Pertama, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS.

Kedua, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan.

Ketiga, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih dan yang terakhir adalah tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Adapun penundaan tersebut tidak termasuk tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang rencananya akan dilaksanakan pada 23 September 2020.

Hal ini masih dalam tahap pembahasan mengikuti perkembangan penanganan Covid-19.

"Demokrasi dan Pilkada Langsung yang merupakan amanat Konstitusi UUD 1945 dan agenda Reformasi 1998 adalah prinsip utama Pilkada 2020, walaupun ada penundaan tahapan Pilkada, sama sekali tidak melanggar prinsip utama tersebut," ujar Fadjroel.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved