Virus Corona

Saran Qodari untuk Presiden Jokowi: Bagi Empat Tim Gugus Tugas Covid 19

Dalam upaya mengoptimalkan peran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, pemerintah disarankan memecah Gugus Tugas Covid-19.

Tribunnews.com
Direktur Eksekutif Indo Barometer M.Qodari 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lucius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Dalam upaya mengoptimalkan peran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, pemerintah disarankan memecah Gugus Tugas Covid-19. Direktur Eksekutif M. Qodari menilai sudah saatnya komandan dan gugus tugas penanganan Covid dipecah menjadi 3 atau 4 Gugus Tugas Covid 19 (GTC). 

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu mempertimbangkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dengan membagi 3 atau 4 komandan,” Qodari menjelaskan, Senin (30/03/2020).

Baca: 425 Bal Pakaian Bekas Impor Ilegal Berhasil Diamankan Bea Cukai dan Polairud

Dengan jumlah penduduk, luas wilayah, dan eskalasi Covid 19 di Indonesia yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, rasanya kasihan dan berat bila semua nya dipegang 1 orang yakni Letjen Doni Monardo. Maka perlu dipecah dalam 4 tim GTC dengan pembagian fokus penanggulangan.

Baca: Punya Tugas Khusus, Bea Cukai Tetap Layani Masyarakat Di Tengah Pandemi Covid-19

Pertama, tim GTC 1 untuk menangani aspek testing dan menemukan pasien positif Covid 19 lewat contact tracing. “Ini bukan pekerjaan mudah. Tim GTC 1 ini serahkan pada ahlinya yakni polisi. Sementara untuk komandannya, saya usul Mendagri Tito Karnavian atau Kepala BNPB Doni Monardo untuk mengkomandoi tugas ini,” urai Qodari.

Kedua, Pemerintah membentuk tim GTC 2 yang bertugas mulai dari isolasi dan karantina ODP dan PDP, pengelompokan pasien resiko tinggi dan rendah, fasilitas perawatan, tempat menginap dokter dan perawat, sampai penyiapan Alat Pelindung Diri (APD) dan obat-obatan.

“Tim GTC 2 ini Letjen Doni Monardo atau mantan Wapres Jusuf Kalla layak untuk menjadi komandanya,” kata Qodari.

Baca: Tekan Penyebaran Virus Corona, Australia Denda Warganya yang Nekat Keluar Rumah

Selanjutnya yang ketiga, pembentukan tim GTC 3 yang bertugas menangani dampak sosial dan keagamaan dari wabah Covid 19 pada masyarakat Indonesia. “Mantan Wapres Jusuf Kalla atau Eks Cawapres 2019 Sandiaga Uno cocok menjadi komandannya,” lanjutnya.

Terakhir, tim GTC 4 bertugas dalam penanganan dampak ekonomi dan turunannya yang banyak dan massif itu. “Menkeu Sri Mulyani Indrawati atau Kepala BKPM dan eks Ketum Hipmi Bahlil Lahadalia tepat menjadi komandannya,” ungkap Qodari.

Baca: Punya Tugas Khusus, Bea Cukai Tetap Layani Masyarakat Di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam operasionalnya, lanjut Qodari, Koordinator GTC langsung di tangan Presiden RI Joko Widodo. “Semua lapor pada Pak Jokowi agar tetap satu komando dan komprehensif,” imbuhnya.

Qodari menambahkan, saat ini yang dibutuhkan Pemerintahan Jokowi adalah para komandan yang fokus, berorientasi solusi, lincah, jaringan luas, dan penuh inisiatif.

Baca: UPDATE Corona Banten 30 Maret 2020: 128 Kasus Positif, 1 Sembuh, 4 Meninggal Dunia

“Nama-nama di atas memenuhi kriteria tersebut. Juga menggambarkan semangat kebersamaan dan penggalangan kekuatan menghadapi tantangan teramat besar bernama Covid 19,” ia memastikan.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved