Breaking News:

Menkumham Harap DPR Surati Presiden Jokowi terkait Pembahasan RKUHP dan RUU Pemasyarakatan

Yasonna khawatir jika surpres baru tak segera keluar akan menghambat proses pengesahan dua RUU tersebut.

Tribunnews.com/Taufik Ismail
Menkumham Yasonna Laoly. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menkumham Yasonna Laoly meminta DPR RI berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan proses pembahasan dua RUU carry over, yakni RUU KUHP dan Pemasyarakatan.

Sehingga, nantinya Jokowi menerbitkan surat presiden (surpres) agar kedua RUU itu bisa dibahas kembali.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (1/4/2020) yang digelar secara virtual.

"Karena dalam pembahasannya, carry over yang kita sepakati untuk dibahas ulang dan beberapa UU yang disepakati DPR masuk prolegnas yang lalu. Dalam pandangan kami, carry over karena mandat politik, maka ini mandat politik baru, maka surpres baru harus kami mintakan," kata Yasonna.

Baca: Kisah Nenek Tertua Pasien Positif Corona di Inggris yang Berhasil Sembuh, Kini Dijuluki Supergran

"Kiranya DPR dapat menulis surat kepada presiden mungkin melalui keputusan komisi III untuk memproses dua RUU yang akan datang dan mengirimkan surpres penetapan carry over tersebut," imbuhnya.

Yasonna khawatir jika surpres baru tak segera keluar akan menghambat proses pengesahan dua RUU tersebut.

Politikus PDI Perjuangan itu meminta kerja sama DPR melalui Komisi III.

Baca: Menkumham: 80 Persen Paspor Jemaah Haji Rampung

"Karena saya khawatir kalau tidak menetapkan surpres baru, nanti kalau sudah diselesaikan oleh kelompok-kelompok tertentu akan di-judicial review dan jadi persoalan baru," ujar dia.

Merespons pernyataan Yasonna, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan, badan musyawarah (bamus) akan mengadakan rapat untuk membahas kemungkinan pembahasan RUU tidak harus menggunakan surpres baru.

Sehingga, proses pembahasan kedua RUU tersebut akan lebih cepat dilaksanakan.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved