Virus Corona

Cerita dr Tirta tentang Beratnya Jadi Tenaga Medis Tangani Corona: Risikonya Meninggal Pak

dr Tirta Mandira Hudhi bercerita perjuangan tenaga medis melawan wabah Covid-19.

YouTube Indonesia Lawyers Club
Influencer sekaligus relawan kemanusiaan, Dokter Tirta Mandiri Hudhi saat hadir dalam acara Indonesia Lawyers Club, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Nama dr. Tirta Mandira Hudhi kini sudah sering didengar, dan akrab di masyarakat.

Dokter muda tersebut merupakan pria yang sering melakukan kegiatan kemanusiaan dengan membantu tenaga medis di Indonesia melawan Virus Corona (Covid-19) lewat bantuan donasi alat perlindungan diri (APD).

Pada acara E Talk Show, Jumat (3/4/2020), dr. Tirta menceritakan kerasnya perjuangan tenaga medis menangani pasien Covid-19.

Paramedis Puskesmas Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memeriksa pasien dengan menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung diri (APD), Senin (30/3/2020). Dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19), petugas paramedis terpaksa menggunakan jas hujan sebagai usaha perlindungan diri karena APD medis terbatas cuma ada empat set yang dikirim oleh Dinkes Kabupaten Bogor. Warta Kota/Alex Suban
Paramedis Puskesmas Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memeriksa pasien dengan menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung diri (APD), Senin (30/3/2020). Dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19), petugas paramedis terpaksa menggunakan jas hujan sebagai usaha perlindungan diri karena APD medis terbatas cuma ada empat set yang dikirim oleh Dinkes Kabupaten Bogor. Warta Kota/Alex Suban (Warta Kota/Alex Suban)

 

 Diskusi Ganjar dengan Kyai dan Dokter soal Jenazah Pasien Corona: Menolak Dosa Hukumnya

Awalnya ia menceritakan kegiatan sehari-hari dirinya yang merupakan pengusaha bisnis cuci sepatu.

dr. Tirta menceritakan dirinya telah berhenti melakukan praktik sebagai dokter karena kondisi kesehatannya yang memburuk.

Selain mengurus bisnis, dr. Tirta mengatakan dirinya juga masih aktif membagikan ilmu-ilmu kesehatan lewat media sosial, dan melayani konsultasi melalui email.

Namun setelah wabah Covid-19 mulai menyebar di Indonesia, ia memutuskan untuk kembali turun ke lapangan dengan mengirimkan beragam APD.

Ia tidak bisa tinggal diam karena sudah banyak rekannya yang sesama tenaga medis menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Serta gugurnya sejumlah tenaga medis karena Covid-19, membuat dr. Tirta tergerak untuk membantuk rekan-rekannya di lini depan.

"Jadi saya mutusin turun ke jalan lagi," kata dr. Tirta.

>>> Baca Selengkapnya

Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved