Virus Corona

Banyak Kritik untuk Pemerintah soal Penanganan Virus Corona, Luhut: Jangan Digunakan Berpolitik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan respons terkait banyaknya kritik.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Luhut Binsar Panjaitan usai melayat dari rumah duka ibunda Jokowi Sudjiatmi Notomihardjo di Jalan Pleret Raya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jateng, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan respons terkait banyaknya kritik yang ditujukkan untuk pemerintah terkait penanganan kasus Virus Corona.

Banyak pihak yang menilai langkah pemerintah lambat dalam penanganan maupun pencegahan Virus Corona lambat.

Namun hal tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Luhut Pandjaitan. 

Luhut Pandjaitan memberikan penjelasan alasan pemerintah tidak melarang warga mudik ditengah pandemi Covid-19.
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan dalam acara Rosi yang tayang di Youtube KompasTV. (Capture YouTube Kompas TV)

Update dan Persebaran Virus Corona di Indonesia, Total 2.273 Kasus, DKI Jakarta Terus Bertambah

Dilansir TribunWow.com dari acara Rosi yang tayang di Youtube KompasTV, Sabtu (4/4/2020), Luhut mengatakan keputusan yang diambil pemerintah tentunya mempertimbangkan berbagai hal, termasuk konsekuensi yang harus ditanggung.

Dirinya lalu menyebut Pemerintah Indonesia dalam mengambil keputusan tidak berbeda jauh dengan negara-negara lain yang dianggap lebih cepat dan tegas.

Dan menurutnya, setiap negara tentunya mempunyai situasi permasalahan yang berbeda-beda.

"Siapa yang bilang kita lambat, kan hampir sama saja keputusannya, India, Malaysia, kita yang beda-beda satu dua hari," ujar Luhut.

"Masing-masing mempunyai masalah sendiri, massa-massanya punya pertimbangannya sendiri," jelasnya.

Lebih lanjut, Luhut berharap dalam situasi seperti ini semua pihak bisa bersatu untuk membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19, bukan malah memberikan kritik yang juga dirasa tidak tepat.

Luhut kemudian juga tidak ingin ada pihak yang memanfaatkannya untuk kepentingan politik.

BACA BERITA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved