Ujaran Kebencian

Simpan Video Pornografi, Penghina Presiden Jokowi Dijerat Pasal Berlapis

Penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ali Baharsyah alias AL dijerat pasal berlapis

(Humas Mabed Polri)
Mabes Polri merilis kasus penghinaan pada penguasa negara dan diskriminasi pada ras serta etnis dengan tersangka Ali ?Baharsyah alias AL, Senin (6/4/2020) di Bareskrim Polri. (Humas Mabed Polri) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ali Baharsyah alias AL kini mendekam di tahanan Bareskrim Polri.

Sebelumnya Ali Baharsyah ditangkap polsi, Jumat (3/4/2020) pukul 20.30 WIB di Cipinang, Jakarta Timur.

Ali Baharsyah dijerat pasal berlapis dengan ancaman di atas 10 tahun penjara.

Hal tersebut dikarena Ali Baharsyah didapati menyimpan sejumlah video pornografi.

"Kami temukan beberapa file, yang dari hasil forensik digital. Video itu berisi unsur pornografi. Jadi pada yang bersangkutan kami tambahkan pasal berlapis Undang-Undang Pornografi dan langsung ditahan," ucap Kasubdit II Dittipidsiber ‎Bareskrim Polri, Kombes Himawan di Bareskrim Polri, Senin (6/4/2020).

Baca: ‎Ali Baharsyah Jadi Tersangka Ujaran Kebencian dan Hina Presiden, Gerak Geriknya Dipantau Sejak 2018

Dua pasal sebelumnya yang disangkakan pada Ali yakni Pasal 28 ayat 2 UU ITE berkaitan menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa benci, diskriminasi ‎pada ras dan etnis serta Pasal 207 KUHP tentang penghinaan pada penguasa negara atau bahan hukum.

Lebih lanjut untuk kasus penghinaan pada penguasa negara, diungkap Himawan, Ali merekam video-video tersebut di sebuah yayasan di Tebet, Jakarta Selatan.

Baca: ‎Posting Ujaran Kebencian dan Hina Presiden Jokowi, Ali Baharsyah Ditangkap Bareskrim

"Tersangka mereka video di sebuah yayasan di Tebet, Jaksel. Blazer yang digunakan saat membuat video kami amankan, termasuk kemeja merah muda dan topi abu-abu tersangka," tambahnya.

‎Selain menangkap Ali, penyidik juga amankan tiga rekannya, HAF (39), KH (24), AAP (20) yang statusnya masih saksi. Ulah Ali di media sosial yang kerap menyebar postingan yang melanggar unsur pidana telah dipantau sejak 2018 oleh Bareskrim.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved