Virus Corona

Anies Baswedan Akui Adanya Lonjakan Kematian Misterius di DKI Jakarta: Kami Diminta Bawa Peti

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengakui adanya lonjakan angka kematian di wilayah Ibu Kota.

Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengakui adanya lonjakan angka kematian di wilayah Ibu Kota.

Dilansir TribunWow.com, Anies Baswedan mengaku tak tahu pasti penyebab lonjakan angka kematian tersebut.

Namun, Anies Baswedan menyebut pihaknya diminta rumah sakit membawa peti serta memakamkan jenazah tersebut dengan mengikuti prosedur tetap (protap) Virus Corona.

 Ajak Keluarga dan Karyawan Rapid Test Virus Corona, Maia Estianty: Berangkat Baca Doa, Deg-degan

 Pertama Kalinya sejak Januari, China Klaim Tidak Ada Kematian akibat Virus Corona

Diagram lonjakan angka kematian misterius di DKI Jakarta yang ditayangkan dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (6/4/2020).
Diagram lonjakan angka kematian misterius di DKI Jakarta yang ditayangkan dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (6/4/2020). (YouTube KompasTV)

 

 

Melalui tayangan 'Aiman' dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (6/4/2020), Anies Baswedan menyebut lonjakan kematian di DKI Jakarta mencapai angka ribuan.

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI >>>

Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved