Politikus Demokrat Usul Agar Kemenag Keluarkan Aturan Soal Perluasan Penerima Zakat Fitrah

Kemenag diminta berdiskusi dengan para ulama untuk merumuskan fatwa penerima zakat fitrah harus diperluas

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Warga membayar zakat fitrah kepada Badan Amil Zakat (BAZ) DKM Al-Husna di Masjid Al-Husna, Jalan Sayuran, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) diminta berdiskusi dengan para ulama untuk merumuskan fatwa penerima zakat fitrah harus diperluas, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Hal itu disampaikan anggota Komisi VIII Fraksi Partai Demokrat Nanang Samodra dalam rapat kerja virtual dengan Menteri Agama Fachrul Razi, Rabu (8/4/2020).

"Berkaitan dengan SK, diatur juga tentang zakat, yaitu pengumpulan dan penyaluran. Ada baiknya dengan kondisi Covid-19 seperti ini, diperlukan semacam fatwa, bahwa penerima zakat itu lebih luas lagi dibandingkan dengan sekarang. Artinya berbeda dengan yang sudah-sudah," ucap Nanang.

Baca: Keluarga Bantah Glenn Fredly Meninggal Dunia karena Covid-19

Kata Nanang, para penerima zakat fitrah tahun ini diyakini akan meningkat lantaran terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19 ini.

"Karena bayak orang yang susah sekarang ini. Oleh karena itu mereka layak juga menerima zakat fitrah," katanya.

Baca: Kementerian Agama Siapkan Skenario Jika Pelaksanaan Haji 2020 Ditiadakan

Lebih lanjut, dia mengatakan ketika ibadah mahda lainnya seperti salat berjamaah, salat Id bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Karena itu zakat fitrah bisa diperluas para penerimanya.

"Melalui SE Menteri Agama, memang sudah diatur di situ tentang sahur, tarawih, tilawah, buka puasa, dan seterusnya sampai dengan Idul Fitri. Masih berkaitan dengan SE, diatur juga tentang zakat, yaitu pengumpulan dan penyaluran," ujarnya.

Panduan pembayaran zakat di tengah pandemi corona

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved