Ridwan Kamil Tertawa Ditanya soal Mudik di Tengah Corona: Melarang Hak, tapi Inginnya Enggak Ada

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan tidak akan mengeluarkan larangan terkait masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.

KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan tidak akan mengeluarkan larangan terkait masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.

Namun di sisi lain pemerintah akan terus menyerukan imbauan agar masyarakat tidak pulang ke kampung, supaya penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) tidak menyebar luas.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui dapat merasakan kebingungan yang dialami pemerintah pusat.

NEKAT MUDIK - Warga nekat mudik menggunakan angkutan bus umum melalui Terminal.Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (1/4/2020). Himbauan pemerintah untuk tidak mudik sepertinya tak dihiraukan, padahal tindakan tersebut mengundang penyebaran wabah Covid-19 ke luar ibukota. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
NEKAT MUDIK - Warga nekat mudik menggunakan angkutan bus umum melalui Terminal.Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (1/4/2020). Himbauan pemerintah untuk tidak mudik sepertinya tak dihiraukan, padahal tindakan tersebut mengundang penyebaran wabah Covid-19 ke luar ibukota. WARTA KOTA/NUR ICHSAN (WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

 

Hal itu terekam pada wawancaranya dengan BBC News Indonesia, melalui Instagram @bbcindonesia, Rabu (8/4/2020).

Awalnya Ridwan Kamil ditanyakan apakah diperlukan adanya aturan tegas dari pemerintah soal larangan mudik lebaran.

"Apakah memang sebenarnya butuh aturan yang lebih tegas dari pemerintah?" tanya wartawan BBC News Indonesia. 

"Bukan hanya sekadar imbauan." lanjutnya.

Ridwan Kamil mengatakan dirinya memahami mengapa pemerintah pusat tidak mengambil jalan untuk melarang mudik.

"Saya memahami dasar keputusan (pemerintah) pusat, mereka tidak mau melanggar HAM kira-kira begitu," katanya.

Di sisi lain, Ridwan Kamil mengatakan pada kenyataannya pemerintah memang ingin melarang mudik.

>>> Halaman selanjutnya

Berita Populer
Editor: Atri Wahyu Mukti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved