Virus Corona

Kucurkan 16,9 Triliun, Ini Daftar Kementerian yang Perbanyak Program Padat Karya Tunai

"Kita akan memperkuat program Padat Karya Tunai di kementerian-kementerian yang total anggarannya adalah Rp 16,9 triliun," kata Presiden

Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat melalui telekonference, Jumat (3/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Selain jaring pengamanan sosial (social safety net) dan bantuan sosial, pemerintah juga mengintensifkan program Padat Karya Tunai di sejumlah kementerian.

Hal tersebut untuk membantu daya beli masyarakat di tengah Pandemi Virus Corona.

Baca: Daftar Bansos Pemerintah untuk Masyarakat dalam Hadapi Pandemi Virus Corona

Nantinya setiap program kerja di kementerian pelaksanaanya diarahkan menggunakan sistem padat karya tunai.

"Kita akan memperkuat program Padat Karya Tunai di kementerian-kementerian yang total anggarannya adalah Rp 16,9 triliun," kata Presiden dalam konferensi pers, Kamis, (9/4/2020).

Dikutip dari website Kementerian Keuangan, Program Padat Karya Tunai (Cash for work) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah atau pendapatan, meningkatkan daya beli, mengurangi kemiskinan, dan sekaligus mendukung penurunan angka stunting.

Adapun kementerian yang diminta untuk memperbanyak program Padat Karya Tunai yakni pertama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Program Padat Karya Tunai di Kementerian tersebut targetnya 59 ribu Tenaga Kerja.

Kedua, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Target program Padat Karya Tunai di Kementerian yang dipimpin Basuki Hadimuljono itu yakni menyerap 530 ribu Tenaga Kerja dengan total nilai anggaran Rp 10,2 triliun.

Baca: Total positif Covid-19 di Indonesia Jadi 3.293 Kasus, Pemerintah: Penyebaran Masih Terus Terjadi

Selain di dua kementerian tersebut, Presiden mengatakan terdapat tiga kementerian lainnya yang memperbanyak program padat karya tunai.

"Di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, kemudian Kementerian Perhubungan," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved