Breaking News:

Virus Corona

Pesan Merry Riana, Tidak Keluar Rumah saat PSBB Bukan Berarti Terputus dari Dunia Luar

Meski terbatas, Merry Riana mengatakan banyak aplikasi digital yang digunakan untuk bersosialisasi

Tribunnews/Irwan Rismawan
Brand Ambassador Global Investa Capital (GIC) Trade, Merry Riana saat peluncuran Platform GIC Trade Futures di Jakarta, Sabtu (13/4/2019). GIC Trade menggandeng Merry Riana sebagai Brand Ambassador guna meningkatkan kesadaran akan investasi demi kebebasan financial dengan cara yang inovatif. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Motivator Merry Riana meminta kepada masyarakat untuk tidak membatasi diri di tengah pandemi virus corona yang melanda tanah air.

Menurutnya, masyarakat harus tetap produktif meski berada di rumah.

Baca: Kasus 7 Mahasiswa Positif Virus Corona Jalan-jalan: Sempat Makan di Warung, Sopir Diinterogasi

Dia mengajak masyarakat untuk mampu berkreasi meski dalam keterbatasan.

"Memutuskan untuk tidak keluar bukan berarti terputus dari dunia luar. Tetap beraktivitas walaupun kapasitas terbatas," ucap Merry di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, masyarakat harus berpartisipasi dengan kegiatan sosial.

Meski terbatas, Merry Riana mengatakan banyak aplikasi digital yang digunakan untuk bersosialisasi.

"Pertama, partisipasi, untuk bisa maksimalkan hidup, kita harus partisipasi, maksudnya adalah pro aktif walaupun di runah gerakan terbatas, tapi masih bisa partisipasi, contoh dengarkan (siaran) ini lewat streaming, intinya jangan biarkan keterbatasan membatasi hal-hal yang sebenarnya bisa anda lakukan," ujar Merry.

"Jadi walaupun anda sekarang di rumah, walaupun mungkin gerakan anda terbatas, tapi kita masih bisa tetap berpartisipasi ya," tambah Merry.

Dia mengatakan, pandemi virus corona tidak hanya dirasakan oleh orang di Indonesia, namun seluruh dunia.

Baca: Jokowi: Jangan Ada yang Anggap Kita Ingin Menutupi Masalah Penanganan Virus Corona 

Merry juga mengimbau agar seluruh masyarakat merasa memiliki tanggung jawab atas permasalahan tersebut.

"Ini tugas tanggung jawab kita semua yang peduli memutuskan untuk tidak keluar. Bukan berarti tidak keluar, terputus dunia luar tetapi tetap beraktivitas walaupun kapasitas terbatas," pungkas Merry.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved