Breaking News:

Pilpres 2024

Gamblang Ungkap Peluang Prabowo di Pilpres 2024, Refly Harun: Jadi Capres 3 Kali dan Cawapres 1 Kali

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyinggung peluang Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianton dalam Pilpres 2024.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto berpamitan seusai foto bersama tim penguji dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo yang telah berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dalam sidang terbuka yang digelar di Aula Graha Sanusi Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020). Edhy Prabowo dinyatakan lulus S-3 dengan predikat cumlaude setelah mempresentasikan disertasinya berjudul "Komunikasi Persuasif Calon Legislatif dalam Kampanye Politik". (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyinggung peluang Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianton dalam Pilpres 2024.

Dilansir TribunWow.com, Refly Harun mengatakan jika Prabowo Subianto maju dalam Pilpres 2024, maka Ketua Partai Gerindra itu akan menjadi orang pertama di Indonesia yang 3 kali maju dalam sebagai calon presiden (capres) dan 1 kali menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Terkait hal itu, Refly Harun pun menyoroti masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan habis pada 2024 mendatang setelah dua kali menjabat.

Melalui tayangan YouTube Refly Harun, Senin (20/4/2020), ia mulanya menyinggung soal kemungkinan adanya dua capres dan cawapres pada 2024 mendatang.

Prabowo Kerap Ikut Gelaran Pilpres, Refly Harun Bicara Kemungkinan 2024: Waduh Demokrasi Kita

Menurut dia, dengan calon yang itu-itu saja, demokrasi di Indonesia tak akan kunjung berkembang.

"Coba bayangkan kalau 2024 nanti akan ada dua calon lagi dan jangan-jangan calonnya itu-itu lagi, waduh demokrasi kita stuck, mentok," ujar Refly.

Meskipun Jokowi tak akan kembali menjabat, menurut Refly kesempatan Prabowo masih terbuka lebar.

Ia menyebut ada kemungkinan Prabowo akan kembali maju di Pilpres 2024.

"Memang Presiden Jokowi tidak akan lagi mencalonkan diri karena sudah ada pembatasan konstitusional, yaitu hanya dua kali masa jabatan," terang Refly.

"Tetapi Pak Prabowo masih mungkin menjadi calon lagi."

BACA BERITA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved