Breaking News:

Beredar Email Investigasi Mengatasnamakan Kapolri ke Sejumlah Perusahaan, Mabes Polri: Itu Hoaks

Mabes Polri angkat bicara terkait banyaknya perusahaan yang menerima surat elektronik atau email dengan mengatasnamakan Kapolri Jenderal Idham Azis

Igman Ibrahim
Brigjen Pol Argo Yuwono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Mabes Polri angkat bicara terkait banyaknya perusahaan yang menerima surat elektronik atau email dengan mengatasnamakan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

Surat tersebut, mencatut nama Idham Azis bahkan tanda tangan sang jenderal pun dipalsukan.

Email berisi undangan meminta klarifikasi untuk investigasi ke perusahaan.

Menyikapi hal tersebut, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono ‎memastikan email itu hoaks.

Baca: Polri Dalami Indikasi Adanya Peretasan Akun WhatsApp Milik Ravio Patra

Menurutnya, surat elektronik tersebut bukan berasal dari institusi Polri.

Dia meminta perusahaan berhati-hati jika menerima email tersebut.

"Beredarnya email mengatasnamakan bapak Kapolri ke beberapa perusahaan. Isinya undangan dilakukan investigasi didampingi pengacara. Email itu hoaks, Polri tidak mengeluarkan email itu," kata Brigjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Kamis (24/4/2020).

Baca: DATA TERKINI Jumlah Pasien Positif Corona 7.775 Orang Per 23 April 2020, 647 Meninggal, 960 Sembuh

‎Apabila ada perusahaan yang menerima undangan, Argo meminta perusahaan tidak mempercayai.

Untuk memastikan, bisa dikomunikasikan langsung ke kantor polisi terdekat.

Baca: BREAKING NEWS Update Corona 23 April: Bertambah 357, Kasus Positif Jadi 7.775 Orang

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini melanjutkan biasanya jika ada undangan klarifikasi pemeriksaan resmi dari institusi Polri, di bagian bawah tercantum nomor penyidik yang bisa dihubungi.

Karena Polri dirugikan dengan beredarnya email palsu tersebut, diungkap Argo, Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved