Breaking News:

Ombudsman Dorong Balai Pemasyarakatan Awasi Warga Binaan Asimilasi Corona

Bapas saat ini memiliki grup Whatsapp antara pembina kemasyarakatan dengan warga binaan asililasi dan integrasi.

Ilham Rian Pratama
Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala menyampaikan masukan kepada Dirjen Pemasyarakatan yang membawahi Balai Pemasyarakatan (Bapas) agar melakukan inovasi terkait pengawasan narapidana yang mendapatkan asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Adrianus mengatakan kebijakan narapidana program asimilasi dan integrasi ini tidak dibarengi dengan dukungan anggaran dan SDM yang mumpuni.

“Dari hasil kami rapat virtual kemarin (Selasa, 28 April 2020) bersama KemenkumHAM diketahui terdapat kondisi dimana 1 orang pembina kemasyarakatan harus mengawasi 40 orang klien (warga binaan) asimilasi dan integrasi. Sedangkan anggaran dan SDM tidak memadai, maka dari itu perlu adanya inovasi,” kata Adrianus Meliala dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2020).

Hal yang kini dilakukan oleh Bapas adalah dengan membentuk grup Whatsapp antara pembina kemasyarakatan dengan warga binaan asililasi dan integrasi.

Baca: Punya Utang 500 Juta Dolar AS, Garuda Ajukan Relaksasi Pinjaman ke Perbankan

Menurut Adrianus, hal ini di satu sisi merupakan pengawasan yang minimal, namun bisa menjadi salah satu solusi.

“Hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggandeng pihak Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan agar dapat membantu,” imbuhnya.

Baca: Kini Semua Pramugari Garuda Wajib Kenakan Masker

Tak hanya itu, Ombudsman RI juga mendorong kepada KemenkumHAM untuk memberikan dukungan anggaran maupun penambahan SDM agar Bapas dapat menjalankan tugas dan
fungsinya dengan baik.

Baca: Kredit di Bawah Rp 500 Juta Dapat Subsidi Bunga hingga 6 Persen Selama 6 Bulan

Sebelumnya, pada Selasa 28 April 2020, Ombudsman melakukan rapat virtual dengan Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Ditjen Pemasyarakatan bersama Bapas seluruh Indonesia.

Pertemuan virtual yang diikuti sekitar 300 peserta untuk membahas Pembimbingan dan Pengawasan Bapas terhadap narapidana yang mendapatkan Asimilasi dan integrasi untuk pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved