Breaking News:

Virus Corona

Banyak Dikritik, Kemnaker Tunda Kedatangan TKA Dari China Ke Sulawesi Tenggara

Kedatangan para TKA ditunda sampai menunggu kondisi dalam keadaan normal dan dinyatakan aman.

Dok. Kemnaker
Kepala Biro Humas Kemnaker, R. Soes Hindharno 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dikritik karena memberikan izin sejumlah perusahaan mendatangkan 500 tenaga kerja asing (TKA) dari China di saat Indonesia tengah menghadapi pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah tunda kedatangan para TKA.

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memutuskan menunda rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok ke Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultera).

Kedatangan para TKA ditunda sampai menunggu kondisi dalam keadaan normal dan dinyatakan aman.

Baca: Update Selasa 5 Mei: RS Wisma Atlet Rawat 773 Pasien Positif Covid-19

“Kita putuskan untuk menunda rencana kedatangan 500 TKA sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19," ujar Kepala Biro Humas Kemnaker, R. Soes Hindharno dalam keterangannya Selasa (5/5/2020).

Soes Hindharno mengatakan Menaker, Ida Fauziyah telah menginstruksikan kepada Plt Dirjen Binapenta, Aris Wahyudi untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait merebaknya polemik rencana kedatangan TKA Tiongkok.

Baca: Jadwal Manggung Sangat Padat, Didi Kempot Mengeluh Sesak dan Ngos-ngosan

"Selanjutnya kita akan terus berkoordinasi dengan Gubernur dan ketua DPRD Provinsi terkait hal tersebut,” lanjut Soes di Jakarta.

Penundaan ini telah memperhatikan usulan dan aspirasi yang berkembang terkait rencana kedatangan 500 TKA Tiongkok ke Konawe, Sulawesi Tenggara, khususnya pandangan Gubernur Sulawesi Tenggara dan Ketua DPRD Sulawesi Tenggara yang telah disampaikan melalui surat resmi.

Soes menjelaskan Kemnaker telah memerintahkan PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel yang berencana mendatangkan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok ke Konawe, Sulawesi Tenggara untuk menunda rencana kedatangannya.

Pemerintah berharap, pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga situasi ekonomi dapat segera pulih dan kesempatan kerja semakin terbuka.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved