Breaking News:

Ibadah Haji 2010

Kemenag Intensifkan Penyebaran Video Manasik Haji Melalui Medsos di Tengah Pandemi Corona

Kemenag tetap menjalankan proses manasik haji non tatap muka (daring) melalui media sosial.

SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Foto dok./Siswa SD dan SMP Lembaga Pendidikan Al Falah mengikuti kegiatan manasik haji di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Kamis (8/8). Kegiatan yang diikuti lebih dari 1000 siswa untuk mengenalkan nilai-nilai rukun Islam ke lima kepada anak-anak. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji 2020 masih belum mendapatkan kepastian dari pemerintah Arab Saudi.

Meski begitu, Kementerian Agama tetap menjalankan proses persiapan penyelenggaraan haji di Indonesia.

Kemenag tetap menjalankan proses manasik haji non tatap muka (daring) melalui media sosial.

"Saat ini kami mengintensifkan penyebaran video manasik haji melalui media sosial Kementerian Agama agar lebih mudah diakses masyarakat," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar melalui keterangan tertulis, Kamis (7/5/2020).

Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I juga baru ditutup pada 30 April 2020.

Total ada 179.584 jemaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan.

Kuota Haji Indonesia tahun 2020 berjumlah 221.000.

Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

"Karena masih ada sisa kuota, akan dibuka pelunasan biaya haji tahap kedua, yaitu dari 12-20 Mei 2020," ungkap Nizar.

Seperti diketahui, Kemenag masih menunggu keputusan Pemerintah Arab Saudi mengenai penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved