Tercatat Hanya 9 Keluarga yang Menerima Bansos di Warakas, Masyarakat Pertanyakan Data dari Kemensos

Warga Warakas tanyakan Kemensos perihal data bansos karena dari 7.032 keluarga ternyata hanya 9 yang tercatat menjadi penerima bantuan sosial.

Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta via Kompas.com
Paket bantuan sosial berupa beras, masker, minyak goreng, sarden kaleng dan biskuit yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada warga selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Bantuan sosial (bansos) di Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara menjadi masalah lantaran warga pertanyakan keabsahan data pemerintah.

Masalah itu mencuat ke tengah masyarakat di Kelurahan Warakas saat hanya ada 9 keluarga yang tercatat mendapat bansos.

Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Warakas Zaenal Arifin turut membenarkan masalah tersebut.

Dari keterangan yang disampaikannya, hanya ada 9 keluarga yang terdaftar jadi penerima bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) di periode pertama pembagian.

Telur bansos Covid-19
Telur bansos Covid-19 (Tribun Cirebon / Handhika Rahman)

"Jadi sampai sejauh ini, bantuan dari Kementerian Sosial itu hanya sembilan paket di Kelurahan Warakas, yang pada prinsipnya Kelurahan lain itu sudah selesai," kata Zaenal saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/5/2020).

Padahal, jika menilik dari data sebelumnya, bansos dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat ada setidaknya 7.032 keluarga yang mendapat bantuan.

 

Lalu warga mulai kebingunan dan mempertanyakan daftar keluarga yang menerima bantuan Kemensos.

Halaman selengkapnya >>>

Sumber: TribunnewsWiki
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved