Breaking News:

KAI Operasikan Kereta Api Luar Biasa Mulai 12 Mei 2020

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan perjalanan Kereta Api Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute mulai 12 sampai 31 Mei 2020.

TRIBUNNEWS.COM/SRI JULIATI
Ilustrasi kereta api. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan perjalanan Kereta Api Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute mulai 12 sampai 31 Mei 2020.

“Terdapat 6 perjalanan Kereta Api Luar Biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa (12/5/2020).

Baca: Menggagas Ekosistem Logistik Nasional di Tengah Pandemi Corona

Joni menjelaskan, pengoperasian KLB ini menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 6 Mei 2020.

Surat edaran berisi tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan, dan keamanan.

Baca: Kinerja Emiten Kesehatan Diyakini Masih Positif Meski Ada Pandemi Covid-19

Kemudian pekerja kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal serta repatriasi.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menegaskan pelayanan Kereta Luar Biasa tersebut bukan dalam rangka Angkutan Mudik Idul Fitri.

Baca: Sebut Anies Tak Bergeming meski Dikritik Sri Mulyani hingga Mensos, Rocky Gerung: Lagi di Atas Angin

“Kami tegaskan, pengoperasian KLB ini dikhususkan hanya untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah dan bukan dalam rangka Angkutan Mudik Idul Fitri 1441 H,” tutup Joni.

Joni menjelaskan, pengoperasian KLB ini terus dievaluasi pelaksanaannya sesuai dengan situasi yang berkembang di lapangan.

Dirinya menjelaskan pemesanan dan pembelian tiket dapat dilakukan mulai H-7 hari keberangkatan.

Ia menambahkan pembelian tiket hanya dapat dilakukan oleh penumpang yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan.

Berita Populer
Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved