KPAI Dukung Polisi Proses Hukum Pelaku Bullying Terhadap Bocah Penjual Jalangkote di Pangkep

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menyayangkan kasus perundungan anak penjual jalangkote di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Danang Triatmojo
Ketua KPAI Susanto di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2019). 

Ibrahim menjelaskan, tersangka Firdaus yang memukul hingga korban terjatuh dikenakan Pasal 80 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan. 

Sementara tujuh orang rekan Firdaus, dikenakan pasal 76c UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan akibat peranannya.

Sebelumnya, beredar video seorang bocah berusia 12 tahun bernama Rizal, warga Jalan Batu Merah, Kelurahan Tala, Kecamatan Tala yang menjajakan jajanan pastel atau dikenal dengan nama jalangkote dibully.

Tak hanya itu, Rizal yang melawan akhirnya dipukul dan didorong hingga terpelanting.

Insiden itu terjadi pada Minggu (17/5/2020) sore di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Video tersebut pun akhirnya viral di berbagai media sosial. Hal tersebut membuat para netizen geram dan mengecam ulah kelompok pemuda itu. 

Karena banyak mendapat atensi masyarakt, aparat kepolisian pun turun tangan.

Mereka langsung diamankan dan mengusut kasus bully bocah penjual jalangkote tersebut.

(Tito Dirhantoro/Kompas.tv)

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved