Breaking News:

Virus Corona

Kemendikbud: Belum Meratanya Jaringan Internet Jadi Kendala untuk Belajar dari Rumah

tidak semua daerah memiliki kualitas internet atau jaringan telekomunikasi yang memadai untuk melakuan pembelajaran virtual

Shutterstock
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses belajar mengajar yang tadinya berlangsung di sekolah, kini berubah menjadi di rumah akibat wabah Covid-19 yang menyebar.

Menurut Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen PAUD Dikdasmen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Suhadi, mengatakan wabah Covid-19 sangat berpengaruh terhadap proses pendidikan secara keseluruhan.

"Karena wabah ini 646.200 sekolah ditutup, mulai dari jenjang pendidikan PAUD sampai perguruan tinggi sehingga mengakibatkan 68,8 juta siswa belajar di rumah dan 4,2 juta guru dan dosen mengajar dari rumah," kata Suhadi dalam diskusi virtual YLKI, Rabu (20/5/2020).

Baca: BPOM Resmikan Laboratorium Biohazard Untuk Percepatan Uji Spesimen Covid-19

Baca: Komisi Kejaksaan: Belum Ada Kesimpulan Aliran Dana Hibah KONI ke eks Pejabat Kejaksaan Agung

Suhadi menjelaskan, hasil survei yang dilakukan Kemendikbud pada April 2020 menunjukkan 97,6 persen sekolah telah melaksanakan kegiatan belajar dari rumah.

"Tetapi masalah baru muncul, dengan adanya aktivitas belajar dan mengajar dari rumah tentunya membutuhkan jaringan internet untuk melakukan pembelajaran antara guru dan murid melalui teknologi," ucap Suhadi.

Suhadi menyebutkan, tidak semua daerah memiliki kualitas internet atau jaringan telekomunikasi yang memadai untuk melakuan pembelajaran virtual menggunakan teknologi saat ini.

"Akibatnya, banyak yang tidak menerapkan pembelajaran dari rumah karena keterbatasan akses yang ada di daerah mereka," ujar Suhadi.

Kemudian menurur Suhadi, pembelajaran virtual dari rumah juga harus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diketahui tidak semuanya paham akan teknologi saat ini.

"Maka dari itu untuk menunjang pembelajaran dari rumah secara virtual, butuh pemerataan jaringan dan adanya persiapan SDM untuk menunjang semua itu," ujar Suhadi.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved