Breaking News:

Sering Dipersepsikan Bangsa Asia, Tantowi Yahya: Indonesia juga Bangsa Pasifik

Tantowi mengatakan sebenarnya Indonesia sangat diuntungkan karena diapit oleh dua samudera besar tersebut.

TRIBUN/DANY PERMANA
Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya berbincang dengan awak Tribunnews.com saat berkunjung ke kantor redaksi di Palmerah, Jakarta, Selasa (22/1/2019). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Duta Besar Keliling Republik Indonesia (RI) di Pasifik Tantowi Yahya mengatakan selama ini Indonesia sering dipersepsikan sebagai bangsa Asia dan negara Asia.

Hal ini terjadi karena dunia selama ini hanya 'memotret' Indonesia dari kawasan Samudera Hindia.

Padahal Indonesia juga bisa 'dipotret' dari kawasan Samudera Pasifik.

Baca: Kisah Komunitas Online Pasien Sembuh dari Covid-19, Kembali Rasakan Gejala & Sudah 2 Bulan Tak Pulih

"Isunya adalah selama ini dunia memotret kita dari kawasan Samudera Hindia, belum banyak yang memotret Indonesia dari Samudera Pasifik. Akibatnya Indonesia sejak lama dipersepsikan sebagai negara Asia. Bangsa Indonesia adalah bangsa Asia. And we are happy with that, ya kan?" ujar Tantowi, dalam diskusi online 'Rebonding with Our Pasific Neighbours', Rabu (20/5/2020).

Tantowi mengatakan sebenarnya Indonesia sangat diuntungkan karena diapit oleh dua samudera besar tersebut.

Namun, Indonesia sendiri dinilai belum memaksimalkan potensi di kawasan Pasifik.

Baca: Tantowi Yahya Ungkap Perbedaan Antara Jadi Dubes Biasa dengan Dubes Keliling RI 

Di kawasan Hindia sendiri, dia mengatakan Indonesia sudah sangat maksimal. Dimana profil negara kepulauan tersebut sudah demikian tinggi.

Contohnya, kata Tantowi, Indonesia dianggap sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di kawasan Asia dan yang terbesar di ASEAN.

Baca: Survei: 76,7 Persen Responden Tak Pernah Terima Bantuan Selama Pandemi Corona

Tak hanya itu, Indonesia juga disebut memegang fungsi penting dalam kaitan regional politik di kawasan Samudera Hindia.

"Tapi di kawasan Pasifik, Indonesia belum banyak bermain. Sehingga jangan salahkan dunia apabila kita tidak dipersepsikan sebagai bagian dari bangsa Pasifik. Padahal kita juga bangsa Pasifik," jelasnya.

Padahal, lanjut dia, negara lain yang bibir pantainya mengarah ke Samudera Pasifik telah memainkan politik ini dengan baik.

"Sebut saja Jepang, negara di Amerika Latin, Kanada, kemudian Amerika. Amerika itu selain dikenal sebagai negara Amerika, mereka juga sudah dipersepsikan dengan baik sebagai bagian Pasifik," tandasnya.

Berita Populer
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved