Breaking News:

Virus Corona

Survei: 35,5 Persen Responden Menilai Kebijakan PSBB Kurang Tegas

Lembaga Survei Roda Tiga Konsultan merilis hasil survei tentang pandangan masyarakat terhadap penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski kawasan niaga Pasar Tanah Abang telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun sebagian oknum pedagang tetap menggelar lapaknya di sejumlah titik seperti di atas trotoar dan di gang perkampungan setempat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Survei Roda Tiga Konsultan merilis hasil survei tentang pandangan masyarakat terhadap penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Direktur Eksekutif Roda Tiga Konsultan M Kahfi Siregar mengatakan responden ditanyakan terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hasilnya, menunjukan hampir semua responden tahu dengan kebijakan PSBB, lebih dari separuh mengakatakan PSBB sudah tepat (51.4 persen).

Namun, 35,5 persen mengatakan kebijakan PSBB masih kurang tegas.

Survei dilakukan melalui by phone terhadap 1.200 responden pada 7-17 Mei 2020, dengan margin of error 2,89 persen dan confidence level pada 95 persen.

"Aspirasinya mengarah kepada kebijakan lockdown atau karantina wilayah," kata Kahfi dalam siaran persnya ke Tribunnews.com, Rabu (20/5/2020).

Meski demikian, survei menunjukan sebanyak 9,9 persen responden yang mengatakan tidak perlu ada kebijakan PSBB.

Sebagai informasi, metode survei telepon dipilih karena merupakan cara yang paling memungkinkan untuk dilakukan di tengah kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan mempertimbangkan aspek metodologis secara seksama.

Pemilihan responden survei ini berdasarkan bank data nomor kontak responden yang pernah diwawancarai dalam survei-survei sebelumnya, yaitu sejumlah 10.456 data.

Bank data ini merupakan hasil dari stratified random sampling pada survei skala nasional maupun Provinsi dan Kabupaten/kota yang telah dilakukan oleh Roda Tiga Konsultan sebelumnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved