Breaking News:

Virus Corona

Sepakat dengan JK, Politikus Nasdem Sebut Pemerintahan Jokowi Sedang Galau Tangani Covid-19

Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai inkonsisten dalam menghadapi pandemi Corona.

Dokumentasi Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR fraksi Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut menilai kini pemerintah sedang bingung alias galau menimbang antara meminimalisir korban jiwa atau potensi kerugian ekonomi yang diakibatkan wabah virus Corona (Covid-19).

Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai inkonsisten dalam menghadapi pandemi Corona.

"Saat ini pemerintah galau menimbang antara meminimalisir jumlah potensi kerugian (korban jiwa) akibat infeksi Covid-19 dan potensi kerugian akibat resesi ekonomi," kata Hillary kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Dia juga sependapat dengan pernyataan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengatakan virus Corona tidak bisa diajak berdamai.

Sebab, semua orang berpotensi terinfeksi Covid-19 dan orang yang terkena virus itu bisa meninggal dunia.

"Belajar dari Brazil yang korban jiwa mencapai belasan ribu bahkan mungkin sudah puluhan ribu per detik ini. Apalagi kepada penduduk senior yang jauh lebih rentan," ujarnya.

Namun ia menegaskan di situasi seperti ini tidak bisa menyalahkan pemerintah karena pasti kebijakan yang dibuat telah dihitung baik dan buruknya.

Ia menilai semua pihak harus bergotong royong untuk bisa melalui bencana non-alam tersebut.

"Kalau oandemi di saat pemerintah dan ekonomi masih bertahan, masih bisa ada upaya untuk menangani Covid-19. Yaitu swasta dan para pengusaha bergotong royong membagikan sembako, mencukupi kebutuhan medis. Mungkin masih ada harapan buat Indonesia," pungkasnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved