Virus Corona

2 Tenaga Medis RSPAD Gugur Karena Covid-19, KSAD: Mereka Telah Membuktikan Pengabdiannya

Andika Perkasa mengungkapkan almarhum Sugiarto dan Novera sudah memberikan yang terbaik bagi TNI AD dan masyarakat Indonesia.

Istimewa
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat teleconference dengan RSPAD Gatot Subroto terkait penanganan virus corona atau Covid-19, Kamis (16/3/2020). 

"Nanti ibu begitu damar mulai kelas 2 SMA, mulai jaga hubungan sama kita, agar tujuan almarhum supaya Damar masuk farmasi tercapai melalui jalan kita ini," katanya.

Diketahui, keluarga almarhum Novera mendapatkan santunan risiko kematian khusus sebesar Rp 275.000.000  dan nilai tunai tabungan asuransi sebesar Rp 11.031.100 serta untuk pengembalian Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD) sebesar Rp 10.933.900.

Kemudian untuk keluarga almarhum Sugiarto mendapatkan santunan risiko kematian khusus sebesar Rp 275.000.000, beasiswa untuk putranya sebesar Rp 30.000.000, dan nilai tunai tabungan sebesar Rp 21.928.600 serta untuk pengembalian TWP AD sebesar Rp 12.581.300.

Kemudian kedua ahli waris pun akan menerima santunan perawatan jenazah masing-masing Rp 7.500.000 rupiah dari kas Gartap.

Untuk penyerahan santunan dari Asabri diserahkan Direktur Utama Asabri, Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja.

Dalam kesempatan tersebut, Sonny Widjaja mendoakan agar kedua almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Semoga kedua pahlawan kesehatan ini mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, sehingga pengabdian terbaik mereka memberikan motivasi kepada kita semua. Mudah-mudahan ini juga menjadi kasus pertama dan terakhir bagi keluarga besar TNI AD,” kata Sonny Widjaja.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved