Virus Corona

Teten Masduki Beri Apresiasi IKA Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

KemenKopUKM juga membuka diri bagi pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan kepada sektor usaha UMKM yang terdampak besar akibat pandemi Covid-19

Freepik
ilustrasi virus corona - Update Virus Corona Global 1 Mei 2020: Total 3,3 Juta Orang Terinfeksi, 1 Juta Orang Telah Sembuh 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) Surabaya yang merupakan sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki perhatian kepada pelaku UMKM di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

IKA ITAS memberikan bantuan berupa 1.000 paket sembako melalui Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) untuk didistribusikan kepada UMKM yang terdampak pandemi virus Corona.

Baca: Sandiaga Harap Pemerintah Beri Bantuan Tunai untuk Pengusaha UMKM

Paket sembako tersebut diserahkan oleh Ketua Bidang Kebudayaan dan Kebangsaan IKA ITS, Bambang Joedopramono, melalui Sekretaris KemenKopUKM, Rully Indrawan, sementara secara símbolis 1.000 paket sembako tersebut diserah-terimakan oleh Ketua Umum IKA ITS, Sutopo Kristanto kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

"Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Ikatan Alumni ITS. Sebagian besar UMKM terganggu kegiatan usahany, bahkan yang kehilangan pendapatan," ungkap Teten Masduki disela-sela serah terima bantuan tersebut, Jumat (22/5/2020).

1.000 paket sembako diserah-terimakan
1.000 paket sembako diserah-terimakan oleh Ketua Umum IKA ITS, Sutopo Kristanto kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

KemenKopUKM juga membuka diri bagi pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan kepada sektor usaha UMKM yang terdampak besar akibat pandemi Covid-19.

"Kami terbuka terhadap tawaran dari pihak-pihak yang berniat menyalurkan bantuan, terutama untuk usaha UMKM yang sebagian besar terdampak," tutur Teten Masduki. 

Selain paket sembako, MenKopUKM menyatakan pihaknya juga menerima bantuan berupa 200 ribu masker kain non-medis untuk disalurkan kepada para pedagang kuliner dan pedagang kecil lainnya yang harus tetap beroperasi di tengah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

“Kami juga terima bantuan sebanyak 200 ribu masker, dan akan bertambah lagi hingga mencapai sejumlah 400 ribu. Di banyak negara, masker kain dianggap efektif untuk mencegah penularan. Masker ini kita bagikan kepada pedagang kuliner dan pedagang kecil, karena selama PSBB mereka tetap beraktivitas di jalanan," katanya.

Teten menegaskan, sesuai dengan surat edaran KPK, semua bantuan yang diterima oleh KemenKopUKM akan tercatat, mulai dari penerimaan hingga distribusi, agar tidak timbul gratifikasi.

Ia juga mengakui pemerintah tidak bisa sendirian dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19, karena yang terdampak sangat masif, sementara anggaran pemerintah terbatas. 

Halaman
12
Penulis: Toni Bramantoro
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved