Breaking News:

Lebaran 2020

Lakukan Silaturahmi Virtual, Wakil Ketua KPK: Maaf Tetap Tersampaikan Tanpa Harus Berjabat Tangan

Idul Fitri di tengah pandemi corona berdampak pada warga yang tidak mudik dan silaturahmi ke rumah keluarga besar.

KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Idul Fitri di tengah pandemi corona berdampak pada warga yang tidak mudik dan silaturahmi ke rumah keluarga besar.

Untuk mensiasatinya, warga memanfaatkan fasilitas video call baik secara perorangan maupun grup sehingga bisa tetap bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan.

Hal ini dilakoni pula oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron yang terpaksa meniadakan anjangsana dan halal bihalal ke rumah sanak famili dan rekan kerja.

Baca: PSBB Masih Berlaku di Jakarta, Peziarah di TPU Semper Membeludak pada H+1 Lebaran

"Lebaran tahun ini kami merayakan dengan tidak bertemu orang banyak. Padahal biasanya kami anjangsana ke sanak famili dan rekan kerja bahkan biasanya berhalal bihalal. Sekarang semua hanya dilakukan secara virtual. Kerinduan untuk bertemu saudara dan keluarga itu menjadi tak biasa," ungkapnya saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (25/5/2020).

Baca: Lebaran Kedua SBY tanpa Ani Yudhoyono, Foto Mendiang Istri Dipajang Cantik di Tengah Ruangan

Meski dilakukan secara virtual, menurut Nurul Ghufron bagaimanapun substansinya adalah bersilaturahmi dan bermaaf-maafan. Keduanya tetap bisa dilakukan walaupun secara virtual.

Kepada masyarakat, pihaknya mengimbau bahwa merayakan Idul Fitri adalah untuk menunaikan permohonan maaf sosial kita kepada orang lain.

Karena saat ingin bertemu sangat mengancam kesehatan dan kehidupan kita akibat pandemi corona, maka yang terpenting yakni ucapan maaf tetap tersampaikan meskipun tanpa harus ‎berjabat tangan, mencium tangan, berpelukan dan berjumpa.

Baca: Rayakan Lebaran, Sri Mulyani Nyanyikan Lagu Gubahan Sang Bapak yang Didendangkan Sejak Masa Kecil

"Karena itu semua adalah sarana, sementara substansinya adalah meminta maaf dengan tetap dilakukan secara audio bahkan video melalui IT," imbuhnya.

Baca: Presiden Jokowi di Hari Lebaran, Tidak Mudik & Tidak Gelar Open House, Salat Ied di Istana Bogor

Nurul Ghufron menambahkan sejak hari pertama Lebaran kemarin, setelah selesai Salat Id dia langsung melakukan video call secara perorangan maupun beramai-ramai dengan keluarga besarnya yang tersebar di beberapa kota.

Untuk memaksimalkan silaturahmi virtual itu, Nurul Ghufron mengaku sudah membuat janji sebelumnya. Bahkan dia juga mengisi penuh baterai ponselnya. Menurutnya, hal ini bisa mengobati rasa rindu pada keluarga besar.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved