Breaking News:

Kemendes: Infrastruktur dan SDM Masih Jadi Kendala di Desa

"Pedesaan mengalami banyak kendala diantaranya adalah kendala-kendala yang sifatnya adalah terkait dengan konektivitas," ujar Anwar

dok. Kemendes PDTT
ILUSTRASI - Kondisi jalanan Desa Cupunagara setelah hadirnya BUMDes. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT, Anwar Sanusi mengungkapkan rasio ekonomi pedesaan masih lebih kecil dibanding dengan perkotaan.

Menurut Anwar, hal ini terjadi karena banyak kendala yang dialami oleh masyarakat pedesaan.

Baca: Tompi : Dan Aku pun Mendadak Jadi Kampret

Kendala pertama adalah masalah konektivitas.

"Pedesaan mengalami banyak kendala diantaranya adalah kendala-kendala yang sifatnya adalah terkait dengan konektivitas," ujar Anwar dalam webinar nasional pedesaan yang digelar secara daring, Kamis (11/6/2020).

Anwar mengungkapkan, konektivitas tersebut bukan hanya mencakup infrastruktur fisik, tapi juga adalah infrastruktur yang sifatnya digital.

Menurutnya, kendala ini yang harus diatasi agar desa dapat memberikan kontribusi untuk perekonomian nasional.

Kendala lain yang dihadapi oleh desa dalam meningkatkan perekonomian adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM).

Anwar menilai SDM di desa masih kalah dibanding di perkotaan.

"Kalau seandainya kita melihat potret yang ada di pedesaan, SDM-nya masih jauh ketinggalan," ungkap Anwar.

Padahal menurut Anwar, arahan Presiden Joko Widodo adalah menciptakan SDM unggul.

Hal ini ada dalam RPJMN yang menjadi arah kebijakan nasional.

Baca: Polisi Periksa Istri Korban Usut Kasus Kematian Ayah dan 2 Anak di Tangerang

Anwar mengatakan Kemendes sudah mencoba meningkatkan SDM di desa melalui kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kedua kementerian tersebut menggagas dengan pendidikan kebudayaan dengan konsep kampus merdeka untuk desa.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved