Breaking News:

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB

Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council/ECOSOC) PBB periode 2021-2023.

Editor: Adi Suhendi
Dok Kemlu RI
Logo Indonesia di Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council/ECOSOC) PBB periode 2021-2023. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council/ECOSOC) PBB periode 2021-2023.

Indonesia terpilih dari Kelompok Asia-Pasifik dalam pemilihan yang berlangsung tertutup di Markas Pusat PBB di New York, Rabu (17/6/2020) pagi waktu setempat.

Berbeda dengan proses sebelumnya, pemilihan kali ini diselenggarakan tanpa sidang plenary untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Baca: Transaksi Digital Tumbuh Signifikan, Bank BRI Terus Dipercaya Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari masing-masing utusan tetap di New York hadir untuk memberikan suara.

Wakil tetap RI untuk PBB, Dian Triansyah Djani dalam keterangannya mengatakan Indonesia berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendorong upaya pencapaian Agenda Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) 2030.

“Indonesia juga akan terus berupaya meningkatkan peran dalam pembahasan isu-isu strategis terutama pada Badan-Badan Khusus di bawah ECOSOC di antaranya FAO, WHO, IMO, ICAO, dan IAEA,” ungkapnya.

Baca: 7 Masakan Khas Jawa yang Segar untuk Menu Makan Siang, Ada Nasi Grombyang hingga Garang Asem

Terpilihnya Indonesia di ECOSOC memiliki arti penting, yakni untuk pemanfaatan platform ECOSOC dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi dan sosial pasca pandemi Covid-19;

Selain itu, merefleksikan kepemimpinan global Indonesia dalam mendorong akselerasi pencapaian SDGs, serta pemajuan program prioritas nasional yang sejalan dengan SDGs sekaligus berkontribusi dalam transformasi ekonomi, khususnya pada sektor ekonomi mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa

Djani mengungkapkan Indonesia memperoleh 186 suara dari total 190 suara. Selain Indonesia, Jepang (185 suara) dan Kepulauan Solomon (187 suara) juga terpilih mewakili Kelompok Asia-Pasifik.

Baca: Cara Daftar PPDB Jateng 2020 di ppdb.jatengprov.go.id, Simak Persyaratannya

Sementara itu, Guatemala, Bolivia, Argentina, dan Meksiko, terpilih mewakili Kelompok Amerika Latin dan Karibia.

Bulgaria terpilih di Kelompok Eropa Timur; Libya, Liberia, Nigeria, Madagaskar dan Zimbabwe terpilih di Kelompok Afrika, dan pada Kelompok Eropa Barat dan Lainnya, Austria, Jerman,

“ECOSOC merupakan salah satu dari enam Badan Utama PBB yang bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan bidang ekonomi dan sosial, terutama yang terkait ruang lingkup kerja 15 Badan-Badan Khusus, delapan Komisi Fungsional, dan lima komisi regional di bawah kewenangannya,” ujarnya.

ECOSOC terdiri dari 54 negara anggota yang dipilih setiap tahunnya untuk masa tugas 3 tahun secara overlapping.

“Ini merupakan yang ke-12 kalinya Indonesia menjadi anggota ECOSOC setelah terkahir pada periode 2012-2014,” katanya.

Sebelumnya Indonesia menempati posisi tersebut pada periode 1956-1958; 1969-1971; 1974-1975; 1979-1981; 1984-1986; 1989-1991; 1994-1996; 1999-2001; 2004-2006; dan 2007-2009.

Selama sejarah panjang menjadi anggota ECOSOC, Indonesia telah dua kali dipercaya menjadi Presiden ECOSOC yakni pada tahun 1970 dan 2000.

“Selain itu, Indonesia pernah menjadi Wakil Presiden ECOSOC pada tahun 1969, 1999, dan 2012,” jelasnya

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved