Breaking News:

Pemindahan Ibu Kota Negara

Politikus Ini Dorong Pembangunan Konektifitas Transportasi Ibu Kota Negara di Kaltim

konektifitas transportasi pada 2021 bukan hanya terfokus dalam sektor udara saja, tetapi juga sektor lainnya.

/FACHMI RACHMAN
ilustrasi.Pemandangan bentang pendek Proyek Jembatan Pulau Balang di sisi Penajam Paser Utara, Minggu (29/9/2019). Proyek jembatan Trans Kalimantan ini masih mengalami kendala pada pembebasan lahan di bagian bentang panjang sisi Balikpapan. TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Irwan mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memasukkan konektifitas transportasi Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur dalam prioritas proyek anggaran 2021.

Menurut Irwan, konektifitas transportasi pada 2021 bukan hanya terfokus dalam sektor udara saja, tetapi juga sektor lainnya.

"Dorongan saya soal konektifitas IKN yang diakomodir yakni pengembangan bandara dalam rangka mendukung IKN (APT Pranoto - Samarinda) Rp 113,96 miliar serta pengembangan Bandara Klaster Kalimantan yakni Sultan Aji Muhammad Sulaiman - Balikpapan, Bandar Udara Ibukota Negara (IKN), masih masuk tahap perencanaan," kata Irwan saat rapat kerja Komisi V DPR dengan Menteri Perhubungan Budi Karya, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Selain itu, Irwan juga mendorong program selain konektifitas transportasi IKN, seperti pengembangan pelabuhan yang menjadi agenda prioritas pemerintah 2021, termasuk untuk Kaltim.

"Kemenhub telah memasukkan dua pengembangan pelabuhan yakni Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur dan Tana Paser di Kabupaten Paser," ucap politikus Partai Demokrat itu.

Untuk mewujudkan pemerataan keadilan, Irwan juga mengusulkan pengembangan bandara di daerah terisolir, perbatasan dan rawan bencana di Kaltim pada 2021.

Baca: Setelah Tangan Dipukul, Petugas Dishub Malah Dikeroyok Pengantar Jenazah hingga Babak Belur

"Alhamdulillah, Bandara Datah Dawai di Kabupaten Mahakam Ulu dimasukkan dalam prioritas proyek Kemenhub 2021. Semoga masyarakat Mahakam Ulu jauh lebih baik dalam konektifitas transportasi ke daerah lain di Kaltim," papar Irwan.

Usulan Irwan tersebut telah diakomodir oleh Kementerian Perhubungan dan tercatat dalam data penyampaian rencana kerja anggara Kemenhub anggaran 2021 yang disampaikan kepada Komisi V DPR RI.

"Tentunya ini menunjukkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih terus berproses, termasuk sejumlah persiapan yang sudah dilakukan sebelumnya, kita akan kawal terus," kata Irwan.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved