Breaking News:

Anies Baswedan: Proses Belajar Jarak Jauh untuk Jenjang Dasar Tidak Sederhana

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui proses pembelajaran jarak jauh punya tantangannya tersendiri.

Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai hadiri rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui proses pembelajaran jarak jauh punya tantangannya tersendiri.

Hal paling terasa yaitu soal pendampingan dalam proses belajar jarak jauh.

Menurutnya makin rendah jenjang pendidikan siswa yang menjalani belajar jarak jauh, makin sulit pula pendampingannya, begitu pula sebaliknya.

Sebab, dalam proses belajar jarak jauh memanfaatkan teknologi sebagai jembatan antara pengajar dan mereka yang diajarkan.

Baca: Komisi X DPR: Tahun Ajaran Baru Tetap Belajar Jarak Jauh

"Harus dipikirkan secara serius pendampingan jarak jauh. Karena pembelajaran jarak jauh itu dibutuhkan kedisiplinan diri yang intensif. Dan itu bukan sesuatu yang sederhana ketika jenjang pendidikannya adalah jenjang dasar," ungkap Anies Baswedan dalam diskusi virtual, Kamis (25/6/2020).

"Jadi makin tinggi jenjang pendidikan, makin mudah memanfaatkan teknologi. Makin dasar, makin menantang kalau pakai teknologi," lanjut dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga menyoroti soal kesiapan aspek guru dan kurikulum dalam pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19.

Baca: Anies: Manfaatkan Momentum Pandemi Dengan Kembangkan Teknik Belajar Jarak Jauh

Dirinya menegaskan jika kedua hal itu tidak disiapkan dengan baik, maka beban bagi siswa akan semakin berat.

"Ketika itu tidak disiapkan dengan baik ada kencenderungan beban kepada siswa meningkat secara signifikan," kata Anies Baswedan.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved