Breaking News:

Penerbangan Repatriasi Garuda Indonesia Diapresiasi Pemerintah Kolombia

Pemerintah Kolombia memberikan apresiasi kepada maskapai Garuda Indonesia terkait penerbangan repatriasi sebanyak 366 warga Kolombia.

TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Pesawat Garuda Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Kolombia memberikan apresiasi kepada maskapai Garuda Indonesia terkait penerbangan repatriasi sebanyak 366 warga Kolombia.

Pemerintah Kolombia melalui Duta Besar untuk Indonesia, Juan Camilo Valencia Gonzalez memberikan letter of appreciation dari Menteri Luar Negeri Kolombia Claudia Blum kepada Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Baca: Garuda Indonesia Sediakan Fasilitas Rapid Test untuk Penumpangnya

Menurut Camilo tidak ada cara lain bagi warga Kolombia untuk kembali ke negara mereka tanpa menggunakan Garuda Indonesia. Garuda Indonesia menjadi kendaraan bagi 366 orang Kolombia yang berada di 19 negara berbeda di 4 benua untuk kembali ke negara mereka.

"Hasil pertemuan saya dengan Pak Irfan untuk mencapai hasil yang nampaknya mustahil. Kami harus mencari rute terbaik untuk membantu kembalinya rekan-rekan sebangsa kami yang terjebak di Thailand, Malaysia, Hong Kong, Singapura, Australia, Indonesia, India, dan berbagai negara di Eropa dan Afrika," katanya, Kamis (1/7/2020).

Tapi, tambahnya, hasilnya menunjukkan bahwa bagi Kolombia dan Indonesia, tidak ada yang mustahil.

Ini merupakan sebuah operasi yang sempurna dan belum pernah terjadi sebelumnya, hal tersebut dengan bangga diliput oleh media Kolombia.

Baca: Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan saat Traveler Liburan ke Bali Naik Garuda Indonesia

Puluhan media ada di Bogotá pada tanggal 17 Mei, di Bandara Internasional El Dorado, untuk menyambut pesawat penumpang pertama dari Garuda Indonesia ke negaranya.

Menurut Camilo, untuk ini negaranya sangat berterimakasih kepada Pemerintah Indonesia dan Garuda Indonesia. Sebab tidak hanya profesional dengan kualitasnya yang baik yang bersedia untuk mendukung kebutuhan warga negaranya untuk kembali ke Kolombia, tetapi juga sebagai manusia yang memahami penderitaan warga negaranya dan memberikan semua yang mereka miliki sehingga hari ini mereka dapat berada di samping keluarga mereka.

"Untuk itu sebagai rasa terimakasih Pemerintah Kolombia, saya menyampai letter of appreciation dari Menteri Luar Negeri Colombia Claudia Blum untuk bapak Irfan atas dukungan Garuda Indonesia atas layanan penerbangan repatriasi Warga Negara Colombia," katanya.

Misi Kemanusiaan

Sementara itu, Irfan mengatakan atas nama Pemerintah Indonesia, Irfan mengucapkan terimakasih atas apresiasi tersebut, dan semua ini yang dilakukan merupakan misi kemanusiaan karena banyak warga negara di belahan dunia yang tidak kembali ke negaranya disebabkan pandemi Covid 19.

"Kami bersyukur dapat mengambil bagian dalam memperkuat hubungan harmonis antara Indonesia dan Kolombia untuk Penerbangan Repatriasi Warga Kolombia. Kami percaya bahwa sinergi untuk kerja sama timbal balik sangat penting selama masa yang penuh tantangan ini," katanya.

Irfan juga mengatakan bahwa Garuda Indonesia menyadari selama situasi sulit ini karena pandemi Covid-19, saling menjaga satu sama lain adalah tindakan yang tepat yang dapat dilakukan saat ini dengan harapan bahwa situasi akan segera pulih.

"Dan melalui kolaborasi penerbangan repatriasi ini, kami sejauh ini telah menerbangkan warga negara Kolombia dari Bangkok dan Melbourne ke Jakarta dan memulangkan 366 warga negara Kolombia dari Jakarta," tutupnya.

Penulis: Sanusi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved