Breaking News:

Kinerja Menteri Jokowi

Amien Rais Beri Kriteria Menteri, PPP: Meski Profesor Kalau Bukan Presiden Nggak Punya Kewenangan

Amien Rais mengusulkan kriteria menteri jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar akan merombak kabinet (reshuffle).

Channel YouTube Refly Harun/Sekretariat Presiden
Kolase Foto Amien Rais (kiri) melalui channel YouTube Refly Harun yang tayang pada Kamis (21/5/2020). Amien Rais menegaskan jangan sampai Jokowi turun dari jabatannya di tengah jalan. 

Lebih jauh terkait keluhan-keluhan seperti kondisi pedagang, buruh dan lainnya, Baidowi balik bertanya, 'apa yang sudah dilakukan Amien Rais?'

Wasekjen PPP Achmad Baidowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (15/12/2019).
Wasekjen PPP Achmad Baidowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (15/12/2019). (Taufik Ismail)

"Apa yang sdh dilakukannya? Untuk membantu sesama bukan hanya curhat," ucapnya.

Amien Rais Usulkan Kriteria Menteri

Amien Rais mengusulkan kriteria menteri jika Jokowi benar-benar akan lakukan perombakan kabinet.

"Saya melihat kelemahan dari kabinet Pak Jokowi yang sekarang ini, pada periode keduanya, itu memang banyak menteri-menteri itu, yang saya kira ya, maaf, tidak begitu paham dengan kehidupan rakyat yang kembang kempis, yang betul-betul kehidupannya itu sangat berat," ujar Amien Rais, seperti dikutip Tribunnews.com dari video yang diposting dalam akun Instagram pribadinya @amienraisofficial, Jumat (3/7/2020).

Sosok-sosok yang punya hati dan watak kerakyatan lah menurut Amien Rais, seharusnya dipilih Jokowi untuk menggantikan para menteri yang saat ini menjabat.

"Kalau mau tolong dicari orang-orang dari parpol dari kalangan apa swasta yang lain selain kampus tapi yang kira-kira memang punya watak kerakyatan yang menjalani hidupnya Itu posisinya itu bukan untuk memperkaya diri," jelas Amien Rais.

Karena menurut Amien Rais, para menteri yang kini duduk di kursinya kurang bisa merasakan dan melihat kesusahan masyarakat yang semakin terpukul saat pandemi ini.

"Mereka (para menteri-red) itu kan kehidupannya seperti di angkasa luar ya hatinya, selalu enak ya. Di zona comfort, istilahnya orang sekarang itu. Apapun dia bisa lakukan, ke luar negeri itu berkali- kali. Makannya enak di restoran, menginap di Five Star Hotel, dan lain-lain. Tiba-tiba direkrut jadi menteri-menteri yang mestinya mementingkan kepentingan bangsanya, rakyatnya lebih dahulu dari kepentingan dirinya sendiri. Saya lihat itu tidak terjadi," ucapnya.

Sementara seorang pedagang warung bernama Slamet yang bertemu dirinya harus tutup karean sudah habis modal dan keuangan makin menipis.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved