Minggu, 31 Agustus 2025

Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tetap Digelar dengan Peserta Terbatas

Mensesneg mengatakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75 akan tetap digelar dengan jumlah peserta yang terbatas.

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Tribunnews/JEPRIMA
Pasukan Paskibraka asal DKI Jakarta saat melaksanakan upacara peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan RI yang dipimpin oleh Calon Presiden Prabowo Subianto di Lapangan Nusantara Polo Club, Cibinong, Jawa Barat, Minggu (17/8/2014). Upacara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan perwakilan parpol koalisi meraah putih.(Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, mengatakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI akan tetap digelar pada 17 Agustus 2020 mendatang.

Namun, karena adanya pandemi Corona (Covid-19), Partikno menyebutkan jumlah peserta upacara akan dibatasi.

Menurutnya, jumlah pasukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang hadirpun hanya terbatas.

"Kami sampaikan bahwa upacara tentu saja tetap dilaksanakan secara khidmat tetapi dengan peserta yang terbatas."

"Semua komponen yang terlibat dalam upacara hadir di situ, termasuk Paskibraka akan hadir tapi dalam jumlah terbatas," jelas Pratikno dalam Rapat Persiapan HUT Kemerdekaan RI, yang ditayangkan langsung oleh Kompas TV, Senin (6/7/2020).

Mensesneg Pratikno saat pengenalan menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mensesneg Pratikno saat pengenalan menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Kendati demikian, Pratikno memastikan keterlibatan masyarakat dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI tidak menjadi terbatas.

Ia berharap masyarakat dapat terlibat aktif dalam upacara secara virtual.

"Ini tidak berarti keterlibatan masyarakat juga menjadi terbatas."

"Kami mengharapkan sebagaimana edaran yang kami sampaikan, bahwa seluruh rakyat Indonesia kami sangat harapkan ikut aktif terlibat dalam upacara tersebut terutama secara virtual," kata Pratikno.

Baca: Tradisi Baru Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Masyarakat Diminta Serentak Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Lebih lanjut, Pratikno mengungkapkan, akan ada tradisi baru dalam perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI ini.

Menurut Pratikno, mulai tahun ini, warga negara Indonesia dimana pun berada diminta untuk serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya ketika lagu kebangsaan tersebut dikumandangkan dalam Upacara Kemerdekaan RI.

"Kita juga mengenalkan tradisi baru bahwa nanti saat upacara, saat dikumandangkan lagu Indonesia Raya, kami mengajak, seluruh masyarakat Indonesia menghentikan kegiatannnya sejenak, berdiri tegap, khidmat, mengikuti dikumandangkannya lagu Indonesia Raya saat upacara berlangsung," kata Pratikno. 

Pratikno berharap, seluruh masyarakat Indonesia dapat mengikuti turut aktif dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI di tahun ini.

"Jadi kami sangat amat mengharapkan dan mengajak seluruh pihak yang di pasar, di tempat-tempat umum, di sawah, di kampung-kampung, ketika dikumandangkan lagu Indonesia Raya, kami harapkan menghentikan kegiatannya, berdiri tegap, khidmat, ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut di seluruh indonesia, di manapun berada, termasuk di luar negeri bagi WNI yang di KBRI, dsb," tuturnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menerangkan nantinya pengumandangan lagu Indonesia Raya itu akan dimulai sekitar pukul 10.15 WIB.

Nantinya, ia menambahkan, akan ada sirine yang menjadi penanda.

"Ini diperkirakan terjadi pada jam 10.15 pagi, pada 17 Agustus, pada jam 10 akan ada sirine panjang, beberapa saat kemudian akan ada sirine berikutnya lagi dan kita menyanyikan Indonesia Raya untuk merayakan Kemerdekaan RI," tuturnya, seperti yang dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin.

Baca: Peringatan Hari Kemerdekaan AS, Tanpa Perayaan Kembang Api

Menurut Wishnutama, tradisi ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Ia mengatakan, Presiden pun berharap tradisi baru ini dapat terus dilanjutkan meskipun pandemi Covid-19 telah berakhir.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, kita akan memulai kebiasaan baru walaupun nanti diharapkan ketika Covid-19 sudah berakhir pun diharapkan kebiasaan ini tetap kita lakukan bersama di seluruh penjuru tanah air, di tempat-tempat publik, di tempat-tempat keramaian, agar tetap menyanyikan lagu Indonesia Raya pada saat perayaan 17 Agustus dilangsungkan," kata Wishnu.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan