Breaking News:

Dukungan Lippo pada PSBI Mempertahankan Nilai Tradisi Budaya dan Kekeluargaan Batak Simbolon

PSBI dibentuk sebagai lembaga swadaya masyarakat untuk membina dan melestarikan budaya marga Simbolon.

ist
Pendiri Yayasan Pelita Harapan James Riady (kanan) secara simbolis memberikan bantuan berupa 15,000 paket bantuan sosial dan 1,050 test kit Covid -19 kepada Ketua Umum Punguan Simbolon Dohot Boruna se-Indonesia (PSBI) Dr. Effendi Simbolon (kiri) bersamaan dengan penyelenggaraan ulangtahun ke-13 PSBI yang digelar di Gedung Ex Mabes TNI AU, Pancoran, Jakarta Selatan (7/7). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSBI, DR. Effendi Simbolon kembali menegaskan hadirnya Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) adalah untuk memelihara nilai-nilai yang diwariskan leluhur marga Batak Simbolon sesuai dengan falsafah Dalihan Natolu.

Falsafah Dalihan Natolu yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat tinggi demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera jasmani dan rohani.

Falsafah ini dimaknai seperti filosofi budaya seperti tungku berkaki tiga di mana membutuhkan keseimbangan mutlak yaitu Somba Marhula-hula (hormat pada pihak istri), Manat Mardongan Tubu (mengayomi wanita) dan Elek Marboru (bersikap hati-hati kepada teman semarga).

Dikatakannya, PSBI atau Perkumpulan Adat Marga Simbolon Seluruh Indonesia --Punguan Simbolon Dohot Boruna se-Indonesia dibentuk sebagai lembaga swadaya masyarakat untuk membina dan melestarikan budaya marga Simbolon.

"Saat ini Keturunan Simbolon sendiri sudah tersebar di seluruh dunia," kata Efendi saat pembagian 15.000 paket bantuan sosial dan 1.050 test kit Covid -19 dari Lippo, Selasa (7/7/2020).

Baca: Komunitas Batak Bersatu Berbagi Ribuan Paket untuk Warga Jakarta

Aksi tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun PSBI ke-13 di Gedung Ex Mabes TNI AU, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ketua Dewan Eksekutif Lippo, Theo L Sambuaga dan Ketua Umum PSBI, DR. Effendi Simbolon secara simbolis melakukan pelepasan bantuan ke seluruh wilayah Indonesia.

Saut Poltak Tambunan, menilai kegiatan yang dilakukan komunitas Batak seperti PSBI menunjukkan bahwa masyarakat Batak menjunjung tinggi nilai budaya serta keberagaman dan saling memberikan penghormatan.

"Saat ini banyak sekali komunitas Batak di tanah air, jumlahnya sangat banyak dan system kekerabatannya sangat kuat," kata budayawan Batak yang pernah menerima Penghargaan Sastra Rancage tahun 2015 ini.

Halaman
12
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved