Breaking News:

Kasus Suap di MA

KPK Cecar Mantan Manager Agung Podomoro Land Soal Sewa Rumah Tempat Persembunyian Nurhadi di Simprug

KPK mendalami mekanisme sewa rumah yang dipakai mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono untuk bersembunyi.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (17/6/2020). Nurhadi diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT) Hiendra Soenjoto terkait tindak pidana dugaan korupsi memberi hadiah atau janji terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami mekanisme sewa rumah yang dipakai mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono untuk bersembunyi.

Diketahui, KPK menangkap kedua buronan itu di sebuah rumah di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Rumah tersebut merupakan rumah sewaan.

Untuk mendalami hal tersebut, penyidik KPK memeriksa mantan pegawai PT Agung Podomoro Land, Oktaria Iswara Zen, dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di MA yang menjerat Nurhadi.

Baca: KPK Konfirmasi Kepemilikan Vila Nurhadi di Ciawi

"Penyidik mengkonfirmasi pengetahuan saksi (Oktaria) terkait dengan dugaan sebagai perantara sewa antara pemilik rumah dengan penyewa yang rumahnya digunakan oleh Tersangka NHD (Nurhadi) dan Tersangka RHE (Rezky) untuk dijadikan tempat persembunyian ketika ditangkap KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (7/7/2020).

Ali menjelaskan Oktaria diperiksa dalam kapasitasnya sebagai agen properti.

Ia diketahui sempat menjadi Manager di PT Agung Podomoro Land hingga 2018.

Dalam perkara ini, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap satu saksi dari pihak swasta bernama Sudirman.

Dari yang bersangkutan, terang Ali, penyidik menggali terkait dugaan penjualan vila yang ada di wilayah Gadog milik Nurhadi dan istrinya Tin Zuraida.

Baca: KPK Periksa 1 Orang Saksi Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved