Breaking News:

Mantan Kepala BNN: Gratis Biaya Rehabilitasi Bagi Penyalahguna Narkoba

Jaminan itu diberikan UU kepada penyalahguna yang melaporkan dirinya kepada institusi penerima wajib lapor.

Tribunnews/JEPRIMA
Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Anang Iskandar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Negara menjamin peyalahguna narkoba direhabilitasi.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol (Purn) Anang Iskandar menegaskan jaminan itu ada di Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jaminan itu diberikan UU kepada penyalahguna yang melaporkan dirinya kepada institusi penerima wajib lapor.

Baca: Seorang Wanita Ditangkap Polisi Ketika Hendak Bertransaksi Narkoba di Sebuah Hotel di Pontianak

"Kalau merasa menggunakan narkotika dan sudah kecanduan, itu lebih bagus lapor ke institusi wajib lapor dan itu diberikan bonus tidak dituntut pidana atau tidak bisa dihukum," ujar Anang Iskandar dalam Liputan6#sharingsession: Zat Baru Narkoba dan Bahayanya, disiarkan langsung di vidio.com, Rabu (8/7/2020).

Selain itu, kata dia, melalui putusan hakim.

UU memberikan hakim kewenangan dapat memutuskan terdakwa menjalani hukuman rehabilitasi bila terbukti bersalah atau tidak terbukti bersalah.

"Jadi peyalahguna kalau bermasalah hukum dan dibawa ke pengadilan, hakim punya kewajiban untuk menjatuhkan hukuman rehabilitasi," tegasnya.

Lalu bagaimana dengan biaya rehabilitasi? Siapa yang akan menanggungnya?

Baca: Petugas Dibuat Terkejut saat Penangkapan Bandar Narkoba, Pelaku: Barangnya Ada di Kandang Ayam Pak

Anang Iskandar menegaskan, rehabilitasi itu gratis, alias tidak dibebankan kepada penyalahguna, baik itu yang melaporkan diri atau melalui putusan hakim.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved