Breaking News:

Pembobol BNI Ditangkap

Belum Diperiksa, Maria Lumowa Alami Jet Lag dan Diistirahatkan di Bareskrim Polri

Hingga saat ini, Argo mengatakan Maria Lumowa masih diminta istirahat di gedung Bareskrim Polri

Kemenkumham for KOMPAS TV
Tersangka pembobolan BNI senilai Rp 1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa, ditangkap di Serbia setelah 17 tahun buron, Rabu (8/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Polisi Argo Yuwono mengatakan pihak kepolisian masih belum bisa menjalani pemeriksaan terhadap pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru Maria Pauline Lumowa.

Usai tiba di Bareskrim, Maria mengalami mabuk pascaterbang (Jet Lag).

Baca: Buron Kakap Maria Pauline Bisa Ditangkap, Bagaimana dengan Harun Masiku, Djoko Tjandra, dan Lainnya?

Argo Yuwono menuturkan, pihak kepolisian pun tak bisa langsung mengelar pemeriksaan terhadap pelaku.

"Setelah tersangka ini ada di Indonesia dan ada di Bareskrim, karena mengalami perjalanan panjang dari Serbia ke Indonesia itu lama dan tidak singkat tentunya yang bersangkutan itu mengalami jet leg," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Hingga saat ini, Argo mengatakan Maria Lumowa masih diminta istirahat di gedung Bareskrim Polri.

Setelah itu, pihaknya akan meminta Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri untuk memeriksa kesehatan yang bersangkutan sebelum digelar pemeriksaan.

"Untuk saat ini yang bersangkutan istirahat. Kita berikan hak untuk istirahat. Tentunya setelah nanti kira-kira dicek Pusdokkes, dan dinyatakan fit akan kita lakukan pemeriksaan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Maria Pauline Lumowa alias MPL merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru. Modus operandi yang dilakukan dengan cara Letter of Credit (L/C) fiktif.

Maria Pauline Lumowa bersama-sama dengan Adrian Waworuntu, pemilik PT Gramarindo Group menerima dana pinjaman senilai 136 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 1,7 Triliun, pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003 dari Bank BNI.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved