Breaking News:

Generasi Muda Papua Diharapkan Bisa Optimalkan Potensi Besar yang Ada di Daerahnya

“Hampir 99,5 pemerintah di dunia mengakui dan menghormati keutuhan Indonesia," katanya

Kemenpar
Pembukaan di Pantai Waisai Torang Cinta Raja Ampat, Selasa (10/8/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu kolonialisme di Tanah Papua masih terus menggelora.

Kampanye dukung kemerdekaan West Papua masih terus disuarakan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang dipimpin Benny Wenda maupun Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang dipimpin Agus Kossay.

Namun, suara-suara tersebut di dunia internasional diyakini tidak akan memiliki pengaruh signifikan karena hampir seluruh negara di dunia mengakui bahwa Papua bagian integral dari Indonesia.

Baca: Menko PMK Dorong Pemugaran Rumah Adat di Papua

Menurut Ida Bagus Made Bimantara, Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang akrab disapa Sade, menegaskan, berbagai isu di Papua seutuhnya merupakan urusan dalam negeri, dan semua negara memahami dan menghormati posisi Indonesia.

“Hampir 99,5 pemerintah di dunia mengakui dan menghormati keutuhan Indonesia, menegaskan bahwa Papua bagian Indonesia, hanya satu negara masih mempertanyakan yaitu Vanuatu,” ujar Sade, dalam diskusi “Mengapa Isu Papua Diinternasionalisasi”, Senin (13/7/2020).

Sade menegaskan, Papua saat ini sudah bebas secara politik, di mana di sana sudah dijalankan Pilkada, Pilpres, diberikan hak otonomi khusus, juga pemerintah pusat terus melakukan kebijakan afirmatif action dengan berupaya sekuat tenaga memenuhi hak dasar, termasuk hak asasi manusia. 

Berbagai akses juga sepenuhnya diberikan seperti menghadirkan BBM dengan harga sama seperti di daerah lain di Indonesia, akses transportasi dan infrastruktur terus dibangun, layanan kesehatan dijalankan.

Sementara, Benny Wenda yang terus mengampanyekan kemerdekaan Papua, sejatinya tidak pernah berkontribusi ke Papua, bahkan sebaliknya meminta donasi untuk terbang ke seluruh dunia, hingga memberi instruksi untuk membunuh pekerja pembangunan infrastruktur di Papua

Ia pun memastikan, pemerintah bekerja keras menyelesaikan persoalan yang masih ada, bahkan bertindak tegas kepada tersangka ujaran kebencian terhadap Papua.

Bahwa masih ada kendala, tidak bisa dipungkiri namun saat ini kondisi Papua terus semakin baik.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved