Breaking News:

Jokowi: Perwira Polri Harus Mampu Mengatasi Tantangan Kejahatan Teknologi

Menurut Presiden, tantangan yang perlu menjadi perhatian khusus adalah kejahatan teknologi lintas negara.

TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) melakukan pengambilan sumpah dan melantik 750 Perwira TNI-Polri Tahun 2020 terdiri dari 457 TNI dan 293 Polri pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dilaksanakan secara virtual (video conference) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/7/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tantangan kejahatan yang dihadapi kepolisian terus berkembang terlebih di zaman teknologi seperti sekarang ini.

Menurut Presiden, tantangan yang perlu menjadi perhatian khusus adalah kejahatan teknologi lintas negara.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

"Tantangan kejahatan yang dihadapi perwira kepolisian sangat berat, kejahatan yang menggunakan teknologi sangat canggih dan kejahatan siber lintas negara" kata Jokowi.

Baca: Presiden Minta Perwira TNI-Polri Cakap Membaca Tantangan Masa Depan

Jokowi pun meminta, para perwira Polri harus memiliki kemampuan beradaptasi dan mitigasi yang baik dalam mengarapi tantangan tersebut.

Kepala Negara pun berharap, para perwira Polri yang baru dilantik bisa menujukan SDM yang unggul menghadapi tantangan zaman teknologi.

"Saudara-saudara harus menjadi bagian dari kualitas SDM Indonesia yang hebat yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, yang lincah dan inovatif dalam menghadapi perubahan dengan karakter kebangsaan penjaga NKRI dan penjaga Pancasila yang sejati," jelas Jokowi.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved