Breaking News:

Virus Corona

Ini yang Perlu Disiapkan Pengelola Sekolah di Era New Normal

Dalam aturan penyelenggaraan pembelajaran ajaran baru pada masa pandemi dimuat bermacam syarat

istimewa
Ilustrasi mengajarkan anak pada protokol kesehatan untuk menghindari Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta saat ini menandai menggeliatnya lagi aktivitas masyarakat di berbagai sektor dengan tatanan baru sesuai protokol kesehatan.

Kini, beberapa perkantoran, rumah ibadah, hingga perbelanjaan sudah dibuka kembali. Lantas, bagaimana dengan sektor pendidikan?

Dalam aturan penyelenggaraan pembelajaran ajaran baru pada masa pandemi dimuat bermacam syarat dan aturan protokol kesehatan yang berlaku.

Mulai dari pelaksanaan belajar melalui online atau tatap muka untuk zona hijau. Lalu persetujuan Pemerintah Daerah, persiapan sarana oleh satuan pendidikan, dan persetujuan orang tua yang wajib dipatuhi sebagai syarat untuk diberlakukannya pembelajaran tatap muka di sekolah.

Baca: Pasca Temuan Positif Covid-19, BPTJ Perketat Protokol Kesehatan di Terminal Bus Baranangsiang

Baca: Menyoal Status Solo Zona Hitam Covid, Diucap Pemkot, Bikin Ganjar Geram, dan Diralat Wali Kota

Baca: Yasonna: Saya Berdoa Jangan Sampai Maria Pauline Kena Covid-19

Pelaksanaan belajar dengan jarak minimum, jumlah hari dan jam belajar dengan sistem pergiliran atau shift merupakan berbagai aturan teknis yang wajib diterapkan di sekolah. Lalu apa yang dimaksud dengan persiapan sarana oleh sekolah?

Managing Director Rentokil Initial Indonesia Heri Susanto mengatakan sarana yang dimaksud adalah sarana penunjang kebersihan dan kesehatan seperti penyediaan toilet bersih, sarana cuci tangan dengan menggunakan air atau hand sanitiser, sampai dengan pelaksanaan penyemprotan disinfektan.

“Semua dilakukan demi prinsip kesehatan dan keselamatan bersama yang merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran dalam masa pandemi Covid-19."

"Sebagai institusi perpanjangan para orang tua dalam kegiatan belajar, sekolah harus mampu meyakinkan orang tua murid termasuk staf pengajar dan karyawan bahwa pencegahan penularan Covid-19 telah diterapkan dan dilaksanakan dengan baik,” katanya.

Pilihan berbagai rangkaian unit hygiene untuk pencegahan COVID-19 sudah banyak beredar di pasaran. Namun memastikan bahwa produk tersebut sudah sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku memerlukan usaha teliti yang harus dilakukan lebih jauh lagi. “Untuk memenuhi standar kesehatan yang berlaku, pemilihan unit hygiene sebagai pencegahan COVID-19 sebaiknya ditangani oleh jasa professional,” imbuhnya.

Perusahaan hygiene profesional seperti Calmic adalah salah satu perusahaan yang menyediakan solusi pencegahan COVID-19. Rangkaian unit nontouch pada sabun cuci tangan maupun hand sanitiser yang mempunyai keunggulan untuk mengurangi kontak dengan tangan.

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved