Breaking News:

Jokowi Siapkan Inpres untuk Payung Hukum Kepala Daerah Berikan Sanksi: Agar Masyarakat Taat

Presiden Joko Widodo akan menerapkan sejumlah sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan supaya masyarakat lebih sadar penggunaan masker.

Antara Foto/Sigid Kurniawan/Pool
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020). Jokowi akan membubarkan 18 lembaga negara. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo akan menerapkan sejumlah sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan agar masyarakat Indonesia memiliki kesadaran untuk mengenakan masker dan menjaga jarak.

"Memang harus diberi sanksi. Kalau enggak, masyarakat kita ini tidak memiliki kesadaran."

"Terlebih untuk pakai masker, untuk jaga jarak," kata Presiden di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020), dikutip Kompas.com.

Nantinya, Presiden akan menyerahkan aturan dan sanksi tersebut pada kepada daerah masing-masing.

Pihaknya akan segera mengeluarkan Instruksi Presiden yang bisa dijadikan payung hukum bagi tiap gubernur untuk membuat peraturan.

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020). Jokowi akan membubarkan 18 lembaga negara.
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020). Jokowi akan membubarkan 18 lembaga negara. (Antara Foto/Sigid Kurniawan/Pool)

Baca: Ini 5 Provinsi Terbaik dalam Penanganan Covid-19 Menurut Presiden Jokowi, Mana Saja?

"Kita serahkan kepada gubernur sesuai dengan kearifan lokal masing-masing."

"Mengenai sanksi ini, memang harus ada," ujar Jokowi.

Menurutnya, masyarakat yang tidak memakai masker bisa dikenai denda.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi sekaligus mengapresiasi Provinsi Jawa Barat.

Halaman
1234
Berita Populer
Penulis: Inza Maliana
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved