Breaking News:

Pushidrosal Siapkan Data Hidro-Oseanografi Untuk Calon Ibu Kota Negara

“Saat ini Balikpapan sedang dipersiapkan sebagai gerbang utama menuju Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang baru," katanya

Foto Setkab
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Ibu Kota Negara Baru tepatnya meninjau Klaster Pemerintahan (titik nol), di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menggelar Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) hidro-oseanografi di Perairan Balikpapan dan perairan Taritip di Kalimantan Timur guna mendukung rencana pemindahan Ibukota Negara (IKN) Republik Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro mengatakan survei tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Pushidrosal terhadap ketersedian data hidro-oseanografi, peta khusus Angkatan Laut di lokasi rencana pangkalan TNI AL, dan peningkatan Faslabuh di perairan IKN Kaltim, serta menjamin keselamatan bernavigasi di laut, dalam bentuk Peta Laut Indonesia (PLI) maupun publikasi Nautika.

Baca: KSAL Resmikan RS Darurat Covid-19 TNI AL di Pasir Angin Bogor

Berdasarkan informasi dari data Automatic Identification System (AIS), diketahui bahwa perairan Alur Pelayaran Balikpapan merupakan alur yang sangat padat serta terdapat fasilitas migas didalamnya, sehingga tentunya menuntut adanya ketersediaan PLI dan publikasi nautika yang mutakhir dan up to date.

“Saat ini Balikpapan sedang dipersiapkan sebagai gerbang utama menuju Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang baru, sehingga menjadikan daerah ini sebagai salah satu kota penyangga untuk mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara," kata Harjo dalam keterangan resmi Pushidrosal pada Rabu (22/7/2020).

Untuk melaksanakan operasi survei tersebut Pushidrosal menerjunkan dua Unit Tugas Survei Pushidrosal.

Unit Tugas Survei pertama dipimpin oleh Letkol Laut (P) Buyung Kurniawan bertugas melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Balikpapan yang meliputi meliputi alur masuk pelabuhan Semayang di Teluk Balikpapan hingga Teluk Waru, Pulau Balang dan Sabut.

Hal tersebut sebagaimana tergambar dalam Peta Laut Indonesia (PLI) Nomor 130 dan PLI Nomor 157 berdasarkan sumber data survei pada Perairan Balikpapan yang dilaksanakan pada tahun 2017.

Kemudian Unit Tugas Survei kedua dipimpin oleh Mayor Laut (P) Yohanis Kalambo melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Taritip Kalimantan Timur yang meliputi meliputi pesisir Taritip guna mendukung pengembangan pangkalan TNI AL dengan sumber data survei pada perairan Taritip yaitu survei Kaltim tahun 1979.

Harjo mengatakan penyiapan data hidro-oseanografi yang dimulai dari proses akuisisi data survei di lapangan, pengolahan data, hingga penyiapan peta yang bertujuan guna mendukung penyiapan ibukota negara dan rencana pengembangan fasilitas labuh VVIP Kepresidenan di kawasan perairan Kaltim.

Di sisi lain aspek strategis untuk militer, survei tersebut diharapkan menghasilkan suatu rekomendasi teknis kepada pimpinan tentang pengembangan Faslabuh Pangkalan TNI AL.

Baca: Dilema Persija Pilih Markas di Luar Jakarta, Berlatih di Yogyakarta atau Ibu Kota?

“Hal ini sehubungan dengan rencana pemindahan ibukota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur, sehingga dibutuhkan data hidro-oseanografi yang memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, akurat dan mutakhir untuk menjamin keselamatan bernavigasi mengantisipasi peningkatan jalur transportasi laut dari dan ke ibukota baru," kata Harjo.

Sehubungan dengan situasi New Normal saat ini, dalam melaksanakan kegiatan, Tim Unit Tugas Pushidrosal tetap melaksanakan prosedur protokol kesehatan Covid -19.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved